Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Rosidah, Istianatur
Khilmiyah, Akif
Subject
HQ The family. Marriage. Woman
Datestamp
2018-01-27 06:28:22
Abstract :
Kanker yang terbanyak dialami perempuan di Indonesia adalah
kanker serviks yaitu 36% dari semua kanker yang diderita perempuan.
70% ditemukan dalam tahap lanjut. Peningkatan jumlah penderita kanker
serviks disebabkan oleh keterlambatan dalam diagnosis sehingga pasien
datang dalam kondisi lanjut, keadaan umum yang lemah, status social
ekononomi yang rendah, serta keterbatasan sumberdaya, sarana, dan
prasarana. Tingginya angka kematian penderita kanker serviks di
Indonesia disebabkan karena sebagian besar penderita kanker serviks baru
datang berobat setelah stadium lanjut, hal ini dikarenakan masih
kurangnya kesadaran perempuan di Indonesia untuk mencegah dan
mendeteksi secara dini kanker serviks. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kesadaran ibu melakukan
pemeriksaan pap smear di BPS Nurjanti Sewon Bantul Yogyakarta tahun
2010.
Penelitian ini menggunakan phenomenology yang merupakan
penelitian induktif dengan metode pendekatan waktu retrospektif. Populasi
dalam penelitian ini ada 10 informan. Teknik pengambilan sampel
menggunakan Snowball sampling. Data penelitian diambil secara primer
dengan menggunakan lembar pedoman wawancara.
Hasil penelitian didapatkan bahwa dari 10 responden, factor-faktor
yang mempengaruhi kesadaran ibu melakukan pap smear dibagi ke dalam
2 faktor yaitu factor internal yang terdiri dari pengetahuan dan kesadaran
ibu melakukan pap smear dan factor eksternal yang terdiri dari keluarga,
informasi, riwayat ibu, dan social masyarakat. Dari hasil tersebut,
diharapkan bagi tenaga kesehatan khususnya bidan lebih optimal
melakukan promosi kesehatan reproduksi yaitu deteksi dini kanker serviks
dengan pemeriksaan Pap Smear.