Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Hayati, Lathifah Isna
Latifah, Leny
Subject
RG Gynecology and obstetrics
Datestamp
2017-12-27 07:30:24
Abstract :
Sunat perempuan merupakan salah satu bentuk kekerasan terhadap
perempuan dan pelanggaran hak asasi manusia sehingga berdampak bagi
kesehatan reproduksi perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
hubungan tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi dengan sikap terhadap sunat
perempuan di Kecamatan Tempel, Sleman, Yogyakarta tahun 2010.
Metode yang digunakan adalah studi analitik korelasional dengan
pendekatan waktu cross sectional. Sampel yang digunakan sejumlah 30 ibu balita
perempuan. Alat pengumpul data menggunakan kuesioner yang telah diuji
validitas dan reliabilitasnya serta analisis data mengunakan uji statistik
parametrik Pearson Product Moment.
Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang positif sebesar
0,364 antara tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi dengan sikap terhadap
sunat perempuan pada ibu balita di Kecamatan Tempel tahun 2010. Hal ini berarti
makin tinggi pengetahuan kesehatan reproduksinya maka akan semakin baik sikap
terhadap sunat perempuan.
Saran bagi ibu balita yaitu mampu menerapkan program WHO bahwa
sunat perempuan merupakan tradisi yang tidak dianjurkan karena tidak
mempunyai manfaat khusus secara kesehatan bahkan dapat memberikan dampak
negatif bagi organ-organ reproduksinya baik jangka pendek maupun jangka
panjang.