Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Kurniati, Nurul
Rokhanawati, Dewi
Subject
R Medicine (General)
Datestamp
2017-12-28 02:47:25
Abstract :
Menarche merupakan salah satu masa krisis dalam kehidupan perempuan, krisis
tersebut harus dilalui oleh remaja putri dalam pertumbuhannya menuju kedewasaan dan
harus bisa dikendalikan. Seringkali seorang remaja putri mengalami merasa malu,
cemas, dan takut ketika mendapat menstruasi pertama, informasi yang benar dapat
membantu remaja mengatasi perasaan-perasaan negatif berkaitan dengan menstruasi
baik dari orang tua, guru maupun teman sebaya. Data menunjukkan dari 25 siswi di SD
Muhammadiyah Karangwaru, 20 siswi mengatakan peran teman sebaya memiliki
hubungan erat dengan kesiapan menarche. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mengetahui tentang hubungan peran teman sebaya dengan kesiapan menghadapi
menarche pada siswi usia 10-12 tahun di SD Muhammadiyah Karangwaru Tahun 2010.
Metode penelitian ini adalah survei analitik dan pendekatan waktu cross
sectional. Populasi penelitian ini adalah siswi SD Muhammadiyah Karangwaru dan
sampel penelitian berjumlah 69 orang dengan teknik pengambilan sampel yaitu sampel
jenuh. Pengolahan data dengan SPSS 15 menggunakan uji statistik Kendall Tau.
Hasil penelitian menunjukkan 50,7% peran teman sebaya kriteria baik, 53% siap
menarche dan ada hubungan positif antara peran teman sebaya dengan kesiapan
menghadapi menarche pada siswi usia 10-12 tahun dengan nilai 0,236. Hal ini juga
ditunjukkan dengan nilai signifikasi sebesar 0,015 (p<0,05) dan nilai Z hitung 2,86 > Z
tabel 1,96. Kesimpulan dalam penelitian ini ada hubungan yang signifikan antara peran
teman sebaya dengan kesiapan menghadapi menarche pada siwi usia 10-12 tahun di SD
Muhammadiyah Karangwaru Tahun 2010. Saran bagi Kepala SD sebaiknya lebih
memberi kontrol untuk tukar menukar informasi antara teman sebaya tentang
menstruasi.