Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Kurniawan, Deska Adi
Indriasari, Fika Nur
Subject
R Medicine (General)
Datestamp
2017-12-28 02:50:29
Abstract :
Latar belakang : Pola perilaku hidup bersih dan sehat yang masih rendah
merupakan salah satu faktor permasalahan yang berakibat pada masih tingginya
angka penyebaran penyakit. Salah satunya adalah penyakit menular tuberkulosis paru
yang menjadi masalah kesehatan utama di dunia, terutama di negara berkembang
seperti Indonesia. Tuberkulosis menempati ranking ke-3 sebagai penyebab kematian
tertinggi di Indonesia.
Tujuan penelitian : Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan
perilaku hidup bersih dan sehat dengan kejadian tuberkulosis paru pada warga di
Kelurahan Jaraksari, Wonosobo, Jawa Tengah.
Metode penelitian : Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode
case control dengan pendekatan waktu retrospektif . Sampel berjumlah 42
responden, 21 warga yang pernah atau sedang menderita tuberkulosis paru sebagai
kelompok kasus dan 21 warga yang tidak menderita tuberkulosis paru sebagai
kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan studi
dokumentasi dan menggunakan kuesioner. Penelitian dilakukan 6 ? 17 juli 2010.
Analisis statistik dengan uji koefisien kontingensi.
Hasil penelitian : Hasil uji statistik menunjukkan ada hubungan yang signifikan
antara perilaku hidup bersih dan sehat dengan kejadian tuberkulosis paru ( =9,545
; P<0,05).
Kesimpulan : Ada hubungan antara perilaku hidup bersih dan sehat dengan kejadian
Tuberkulosis Paru pada warga di Kelurahan Jaraksari, Wonosobo, Jawa Tengah.
Saran : Profesi kesehatan agar mempertahankan peranannya dalam menyebarkan
informasi, promosi kesehatan dan meningkatkan ilmu tentang pentingnya perilaku
hidup bersih dan sehat dan tuberkulosis paru. Diharapkan masyarakat lebih aktif
untuk berperilaku hidup bersih dan sehat dan mencegah terjadinya penularan
tuberkulosis paru. Bagi peneliti selanjutnya dapat menindak lanjuti berbagai faktor
lain selain perilaku hidup bersih dan sehat yang mempengaruhi kejadian tuberkulosis
paru.