Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Cahyati, Suci Mei
Wantonoro, Wantonoro
Subject
L Education (General)
Datestamp
2017-11-21 04:02:04
Abstract :
Latar Belakang: Penyakit diabetes mellitus tipe II tidak dapat disembuhkan, tetapi
bisa dikelola melalui mematuhi empat pilar penatalaksanaan DM tipe II meliputi
pendidikan kesehatan, perencanaan makan atau diet, latihan fisik teratur dan minum
obat teratur. Mematuhi peraturan ini tentunya menjadi stressor berat bagi penderita
DM tipe II sehingga banyak yang gagal mematuhinya. Umumnya penderita
mengekspresikan ketidakpatuhan diet karena rasa frustasi dan kesedihan dengan
tidak mengikuti diet, rencana latihan, tidak memeriksakan kadar gula darah, bahkan
tidak mengkonsumsi obat secara teratur.
Tujuan: Mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan kepatuhan diet pada
penderita diabetes melitus tipe II didusun Karangtengah, Nogotirto, Yogyakarta.
Metode Penelitian: penelitian ini termasuk deskriptif korelatif yang
mengkolerasikan data dari dua variabel berbentuk ordinal by ordinal dengan
menggunakan uji statistik korelasi yaitu statistik Korelasi Kendall-Tau ( ) dengan
jumlah responden 37.
Hasil: dengan uji Kendall-Tau diperoleh nilai hitung 0,261 dengan signifikan 0,036.
Oleh karena nilai hitung sebesar 0,261 dan nilai signifikan yang diperoleh 0,036
lebih kecil dari 005(sig <0,05), sehingga dapat disimpulkan ada hubungan yang
bermakna secara statistic antara tingkat pengetahuan diet dengan kepatuhan diet
dabetes mellitus tipe II.
Kesimpulan: Ada hubungan tingkat pengetahuan diet dengan kepatuhan diet
diabetes mellitus tipe II di dusun Karangtengah.
Saran: Diharapkan responden selalu mematuhi aturan diet diabetes mellitus tipe 2
yang benar dan baik, dengan memeperhatikan Jumlah, Jenis dan Jadwal dalam
dietnya.