Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Astuti, Widia
Syaifudin, Syaifudin
Subject
RJ Pediatrics
Datestamp
2017-11-21 04:14:04
Abstract :
Latar Belakang : Demam adalah kondisi dimana otak mematok suhu diatas setting
normal yaitu diatas 38,5 ºC. Namun demikian panas yang sesungguhnya adalah bila
suhu > 38,5 ºC. Akibat tuntutan peningkatan setting tersebut maka tubuh akan
memproduksi panas. Kurangnya informasi dan pengetahuan dapat membuat tindakan
ibu menjadi keliru. Kesalahan yang sering terjadi di lingkungan kita seperti anak
demam justru diselimuti dengan selimut tebal.
Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan
kesehatan sebelum dan setelah penelitian ibu dengan balita yang menderita demam
tentang pengetahuan ibu dalam pengelolaan demam pada balita di Puskesmas
Gamping I Sleman Yogyakarta.
Metode Penelitian : Responden penelitian ini sebanyak 20 orang. Penelitian ini
termasuk jenis penelitan kuantitaif. Desain atau rancangan penelitian dalam
penelitian ini adalah one group pretest-posttest design dan data diperoleh dengan
menyebarkan kuesioner kepada responden.
Hasil penelitian : Berdasarkan hasil analisis dengan SPSS versi 16 diperoleh hasil
tingkat pengetahuan ibu yang memiliki balita usia 1-5 tahun tentang pengelolaan
demam dalam tingkat baik 19 responden (95,0%), tingkat cukup ada 1 responden
(5,0%).
Kesimpulan : Pendidikan kesehatan tentang demam mempunyai pengaruh yang
signifikan terhadap pengetahuan ibu yang lebih baik dalam pengelolaan demam pada
balita.
Saran : Diharapkan dapat diaplikasikan kepada ibu yang datang dengan cara
memberikan pedidikan kesehatan tentang demam kepada ibu yang datang ke
Puskesmas tentang bagaimana cara pengelolaan demam pada balita dengan tepat dan
benar selama 1 minggu sekali.