Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Rahmanti, Lira
Indriasari, Fika Nur
Subject
RJ101 Child Health. Child health services
Datestamp
2017-12-30 04:24:02
Abstract :
Latar Belakang: Penyakit diare masih menjadi masalah kesehatan di Kabupaten
Gunungkidul karena jumlah kasusnya yang cukup tinggi dan beberapa tahun
terakhir terjadi kejadian luar biasa. Kasus diare di Kabupaten Gunungkidul yang
ditemukan di rumah sakit pada kelompok umur 1-4 tahun mencapai 2.992
penderita. Tingkat pengetahuan ibu tentang diare merupakan aspek pokok untuk
mengubah perilaku dan pola pandangan hidup sehat dan untuk mengambil
tindakan dalam pencegahan dan perawatan diare.
Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang
diare dengan kejadian diare pada balita di RSUD Wonosari Gunungkidul
Yogyakarta tahun 2010.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian korelasional dengan pendekatan
cross-sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 42 responden. Teknik
sampling menggunakan simple random sampling. Pengumpulan data melalui
kuesioner dan dokumen rekam medis rumah sakit. Analisis data menggunakan
analisis deskriptif persentase dan analisis bivariat dengan uji Chi Square.
Hasil Penelitian: Tingkat pengetahuan ibu tentang diare di RSUD Wonosari
Gunungkidul termasuk dalam kategori cukup (50,0%). Kejadian diare pada balita
di RSUD Wonosari yang tertinggi adalah disentri (38,1%). Hubungan tingkat
pengetahuan ibu tentang diare dengan kejadian diare pada balita di RSUD
Wonosari Yogyakarta diperoleh x2 hitung 2,001 dengan p-value 0,920 yang
berarti tidak ada hubungan yang signifikan (p-value > 0,05).
Kesimpulan: Tidak ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan ibu
tentang diare dengan kejadian diare pada balita di RSUD Wonosari Gunungkidul
Yogyakarta.
Saran: Kepada para ibu diharapkan lebih aktif dalam mendapatkan informasi
kesehatan, memanfaatkan fasilitas kesehatan, dan peka terhadap permasalahan
kesehatan mengingat peran ibu sebagai pendidik utama dalam keluarga.