Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Diana, Mela Fitria
Purwati, Yuni
Subject
BF Psychology
Datestamp
2017-12-27 06:07:19
Abstract :
Latar belakang : Masalah kejiwaan dalam keluarga dapat memunculkan respon
psikososial yang negatif. Seperti stres, cemas dan depresi. Hal ini harus dapat
diidentifikasi keluarga dan diupayakan koping yang efektif dari keluarga karena
dikhawatirkan akan muncul permasalahan yang lebih komplek, seperti kekacauan
sistem keluarga yang dapat mengakibatkan rusaknya kualitas masa depan keluarga
tersebut.
Tujuan : Menganalisis dan mendeskripsikan respon psikososial keluarga yang
mempunyai anggota keluarga gangguan jiwa.
Metode : Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Tehnik pengumpulan data
dengan wawancara mendalam (Indepth Interview) yang dibantu dengan pedoman
wawancara. Subyek penelitian diambil sampai jenuh, yaitu data sudah didapatkan
sesuai dengan tujuan penelitian. Teknik sampling adalah insidental sampling yaitu
sampel diambil dari partisipan yang secara kebetulan bertemu peneliti di tempat
penelitian dan didapatkan empat partisipan.
Hasil : Keluarga menunjukan respon psikososial berupa kecemasan. Penyebab
kecemasan tersebut karena rusaknya peran dan fungsi penderita, stigma gangguan
jiwa dan keadaan gangguan jiwa. Sedangkan koping keluarga menunjukan koping
yang terfokus pada gangguan jiwa, seperti pencarian perawatan dan koping yang
terfokus pada keluarga, seperti mendiskusikan masalah yang tengah dihadapi.
Kesimpulan : Terjadi kecemasan pada keluarga yang memiliki anggota keluarga
gangguan jiwa. Penyebab kecemasan karena rusaknya peran dan fungsi penderita,
adanya gangguan jiwa dan karena keadaan gangguan jiwa. Koping keluarga terfokus
pada gangguan jiwa dan terfokus pada keluarga .
Saran : Bagi peneliti selanjutnya dengan metode kuantitatif untuk membandingkan
kecemasan keluarga yang memiliki anggota keluarga gangguan jiwa dengan keluarga
yang memiliki anggota keluarga sakit secara fisik.