Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Wakhida, Noor Fitroh Isnaeni
Asnindari, Lutfi Nurdian
Subject
RJ Pediatrics
Datestamp
2018-01-02 07:15:44
Abstract :
Latar Belakang: Anak usia sekolah antara umur 9 sampai 11 tahun akan mengalami
satu masa yaitu masa pubertas. Pada masa pubertas akan terjadi perubahanperubahan
baik fisik maupun psikis seorang anak. Peran orang tua sangat
berpengaruh terhadap kesiapan seorang anak menghadapi pubertas. Jika hal ini tidak
diperhatikan dengan baik oleh orang tua, maka akan terjadi penyimpanganpenyimpangan
baik perilaku maupun pola pikir yang membuat perkembangan anak
terganggu. Hal ini akan menimbulkan makin meningkatnya penyimpangan
seksualitas pada anak.
Tujuan: Untuk mengetahui hubungan peran orang tua dalam mendampingi anak
dengan kesiapan anak menghadapi pubertas pada siswa di SD N Menayu I
Kecamatan Muntilan Kabupaten Magelang tahun 2010.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional dengan pendekatan
waktu cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa SD N Menayu I kelas
4 dan 5 serta memenuhi kriteria yang telah ditetapkan.
Waktu: Penelitian ini dilakukan pada tanggal 17 Juli 2010. Teknik pengambilan
sampel menggunakan total sampling sebanyak 46 siswa. Pengumpulan data
menggunakan kuesioner tentang peran orang tua dalam mendampingi anak, dan
kesiapan anak menghadapi pubertas. Teknik analisa data menggunakan rumus kendal
tau.
Hasil penelitian: Ada hubungan antara peran orang tua dalam mendampingi anak
dengan kesiapan anak menghadapi pubertas. Hasil data yang diperoleh adalah 18
(39,1%) orang tua berperan cukup dalam mendampingi anak, 14 (30,4%) berperan
kurang. Sebanyak 16 (34,8%) anak dinilai cukup dalam menghadapi pubertas, dan 7
(15,2%) anak dikatakan tidak siap dalam menghadapi pubertas.
Kesimpulan: Ada hubungan peran orang tua terhadap kesiapan anak menghadapi
pubertas pada siswa di SD N Menayu I Kecamatan Muntilan Kabupaten Magelang.
Saran: Orang tua dan anak untuk lebih dapat saling terbuka dan meningkatkan
pengetahuan dan menggali lebih dalam tentang pubertas sehingga mampu mengatasi
permasalahan yang timbul yang berhubungan dengan pubertas.