Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Setyaningsih, Eko
Purwati, Yuni
Subject
BF Psychology
Datestamp
2018-01-02 02:45:47
Abstract :
Latar belakang : Persalinan adalah rangkaian peristiwa mulai dari kencangkencang
teratur sampai dikeluarkannya produk konsepsi, yaitu janin, plasenta, dan
cairan ketuban dari uterus ke dunia luar melalui jalan lahir atau melalui jalan lain,
dengan bantuan atau dengan kekuatan sendiri. Awal persalinan seorang ibu akan
merasakan nyeri dan psikologisnya terganggu seperti kecemasan yang dapat
menyebabkan peningkatan katekolamin yang berlebih sehingga aliran darah
dalam rahim dan plasenta mengalami penurunan. Penurunan aliran darah dalam
rahim dan plasenta memperlambat kontraksi rahim dan mengurangi pasokan
oksigen ke janin sehingga persalinan kala I menjadi lama dan dapat
membahayakan bagi janin maupun bagi ibu. Bahaya bagi janin yaitu akan terjadi
distress janin dan menyebabkan kematian janin akibat kurangnya pasokan oksigen
sedangkan bahaya bagi ibu adalah resiko infeksi, kelelahan dan dehidrasi yang
akhirnya menyebabkan kematian ibu.
Tujuan : Penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan pendampingan
suami dengan tingkat kecemasan ibu dalam persalinan kala I di RSIA Sakina
Idaman Sleman Yogyakarta.
Metode : Penelitian ini menggunakan desain observasional dengan metode
pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampling yang digunakan adalah
aksidental sampling sejumlah 29 responden. Pengujian hipotesis dilakukan
dengan rumus Chi Square (X²).
Hasil : Hasil penelitian dengan menggunakan rumus didapat Chi Square (X²)
dengan nilai signifikan 0,001 < p =0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan
bahwa ada hubungan antara pendampingan suami dengan tingkat kecemasan ibu
dalam persalinan kala I di RSIA Sakina Idaman Sleman Yogyakarta tahun 2010.
Saran : Bagi peneliti selanjutnya perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan
menambah variabel dan menambah instrumen sehingga mendapatkan hasil yang
lebih maksimal mengenai hal- hal yang berkaitan dengan penelitian dan hasilnya
lebih baik.