Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Tukan, Ramdya Akbar
Isnaeni, Yuli
Subject
AC Collections. Series. Collected works
Datestamp
2018-01-02 06:29:56
Abstract :
Latar Belakang: Pemerintah memiliki komitmen tinggi dibidang kesehatan. Hal tersebut
terlihat jumlah anggaran yang dialokasikan tahun 2009 mencapai 27,4 Triliyun, atau sekitar
2,8% dari total APBN sebesar 1.037,1 Triliyun. Komitmen tersebut sesuai dengan Undang-
Undang tentang Kesehatan Nomor 36 Tahun 2009, yang menugaskan kepada Pemerintah
dan Pemerintah Daerah untuk menganggarkan dana layanan kesehatan minimal 5% dari
APBN dan 10% dari APBD. Komitmen tersebut bertujuan agar masyarakat bisa merasakan
kepuasan apabila memanfaatkan layanan kesehatan. Hal tersebut akan terwujud secara
maksimal apabila diimbangi dengan kemampuan pelayanan keperawatan. Karena
pelayanan keperawatan berinteraksi langsung dengan pengguna layanan kesehatan.
Sehingga pelayanan keperawatan menjadi suatu prioritas dalam mewujudkan kepuasan
pelayanan kesehatan. Namun kita sering melihat ada kesenjangan dalam pelayanan
keperawatan antara pasien yang berekonomi lemah dengan pasien yang mapan dalam segi
finansial. Tujuan: Untuk mengetahui perbedaan tingkat kepuasan pasien pengguna kelas
III dan VIP terhadap pelayanan keperawatan di RSUD Wates Kulon Progo. Metodologi:
Penelitian survey dengan menggunakan metode observasional bersifat deskriptif eksploratif
nonhipotesis. Penelitian ini dilaksanakan di RSUD Wates Kulon Progo pada bulan Januari
sampai dengan Februari 2010. Penelitian ini menggunakan sampel consecutive yaitu cara
pengambilan sampel dengan memilih sampel yang memenuhi kriteria sampai jumlah
sampel terpenuhi. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner yang telah dilakukan uji
validitas dan reliabilitas. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis dengan analisis gap
dan menggunakan rumus modus, median, mean. Hasil Penelitian: Analisis gap diperoleh
nilai negatif (<0), yaitu responden kelas III dengan nilai gap -7,66 dan responden VIP
dengan nilai gap -3,97 sehingga mengalami ketidakpuasan. Sedangkan rumus modus,
median, mean, didapatkan hasil bahwa responden kelas III kategori puas dengan kriteria
nilai antara 55-43, dan VIP kategori sangat puas dengan kriteria nilai antara 68-56.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan tingkat kepuasan antara pasien kelas III
dan VIP terhadap pelayanan keperawatan. Saran: Bagi perawat agar dapat
mempertahankan dan meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan yang diberikan
kepada pasien.