Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Ningrum, Selvia Kesuma
Isnaeni, Yuli
Subject
RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Datestamp
2017-12-29 05:33:33
Abstract :
Latar Belakang: Penyakit cacing merupakan masalah kesehatan masyarakat
terbanyak setelah malnutrisi. Pemulung yang menderita anemia sebesar 35,5%,
gangguan cerna 37,7% dan pusing 35,5%, gejala tersebut dikhawatirkan sebagai
pertanda adanya infeksi cacing. Pemulung yang terinfeksi kecacingan 67,5%, anemia
sebanyak 47,5 %.
Tujuan: Penelitian ini untuk mengetahui hubungan perilaku hygiene dan
penggunaan alat pelindung diri dengan kejadian infeksi cacing pada pemulung
sampah di TPA Piyungan Bantul Yogyakarta.
Metode Penelitian: Jenis penelitian menggunakan desain penelitian survey analitik.
Kuesioner sebagai alat pengumpul data penelitian. Metode pengambilan data
berdasarkan pendekatan waktu dengan metode cross sectional. Sampel diambil
secara acak dengan metode systematic sampling. Analisa data menggunakan analisis
univariat, bivariat dengan rumus Chi Square.
Hasil: Mayoritas perilaku hygiene dalam kategori sedang ada 28 orang (50,9%),
sebagian besar penggunaan alat pelindung diri dalam kategori baik 23 orang (41,8%),
dan mayoritas pemulung tidak terjadi infeksi cacing 40 orang (72,7%).
Kesimpulan: Terdapat hubungan antara perlaku hygiene dan penggunaan alat
pelindung diri dengan kejadian infeksi cacing pada pemulung sampah di TPA
Piyungan Bantul Yogyakarta tahun 2010.
Saran : Bagi pemulung agar lebih memperhatikan untuk berperilaku hidup bersih
dan sehat dengan jalan menjaga kesehatan, kebersihan diri dan lingkungannya, serta
menggunakan pelindung diri yang harus dipakai pada saat bekerja.