Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
EKOWATI, Septiana
Astuti, Endri
Subject
BF Psychology
Datestamp
2017-12-27 05:22:10
Abstract :
atar belakang: Inkontinensia urine adalah salah satu masalah usia lanjut yang
memerlukan penanganan yang tepat. Inkontinensia urine merupakan penyebab
terjadinya depresi dan isolasi. Penelitian di Poliklinik Geriatri RS Dr. Sardjito
Yogyakarta mendapat angka prevalensi inkontinensia urin 14,74%.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara
inkontinensia urine dengan tingkat depresi pada usia lanjut di posyandu lansia
‘FLAMBOYAN’ Desa Onggobayan Ngestiharjo Kasihan Bantul.
Metodologi: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik, dengan
rancangan korelasi. Populasi dari penelitian ini adalah usia lanjut yang menjadi
anggota di posyandu lansia ‘Flamboyan’ Desa Onggobayan Kelurahan
Ngestiharjo Kasihan Bantul dan yang masuk dalam kriteria inklusi sebanyak 50
orang, dengan sampel sebanyak 50 responden yang diambil dengan cara total
sampling. Pengambilan data menggunakan survey, dengan instrumen berupa
kuisioner tertutup yang berjumlah 8 item pernyataan untuk variabel inkontinensia
urine, dan 15 item pernyataan untuk variabel tingkat depresi. Teknik analisis data
menggunakan analisis Chi Square (X2).
Hasil penelitian: Terdapat hubungan yang signifikan antara inkontinensia urine
dengan tingkat depresi pada usia lanjut di posyandu lansia ‘FLAMBOYAN’ Desa
Onggobayan Kelurahan Ngestiharjo Kecamatan Kasihan Kabupaten Bantul, yang
ditunjukkan dengan nilai chi square sebesar 12,370 dengan p 0,002 < 0,05.
Responden yang mengalami inkontinensia urine mempunyai resiko 1,539 kali
untuk mengalami depresi dibandingkan dengan lansia yang tidak mengalami
inkontinensia urine.
Simpulan dan saran: Terdapat hubungan yang signifikan antara inkontinensia
urine dengan tingkat depresi pada usia lanjut di posyandu lansia ‘FLAMBOYAN’
Desa Onggobayan Ngestiharjo Kasihan Bantul. Hasil penelitian ini diharapkan
dapat menambah wawasan bagi usila tentang inkontinensia urine dan depresi dan
usila tidak khawatir apabila mengalami masalah tersebut.