Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
MARETI, Silvia
Anita, Diyah Candra
Subject
R Medicine (General)
Datestamp
2017-12-29 01:37:40
Abstract :
Insomnia merupakan salah satu gangguan tidur. Menurut Kaplan dan Sadock
melaporkan kurang lebih 40-50% dari populasi usia lanjut menderita gangguan tidur.
Insomnia menimbulkan efek serius antara lain: mengantuk yang berlebihan di pagi
hari, gangguan perhatian dan daya ingat. Penyembuhan komplementer dengan
aromaterapi membantu meningkatkan derajat kesehatan fisik dan mempengaruhi
kesehatan emosi sehingga aromaaterapi dapat digunakan untuk membantu lansia
memasuki waktu tidurnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh
aromaterapi terhadap penurunan kejadian insomnia pada usia lanjut. Jenis penelitian
eksperimen dengan rancangan pre eksperimental designs dengan one group pretest
post tes designs. Responden sebanyak 10 orang usia lanjut yang mengalami insomnia
dan memenuhi criteria inklusi yang diambil secara purposive sampling. Sebanyak 10
responden diberikan perlakuan. Untuk mengukur insomnia digunakan KSPBJ
Insomnia Rating Scale. Uji statistik yang dipakai adalah paired t-test dengan tingkat
kepercayaan 95 %. Hasil penelitian menunjukkan penurunan insomnia yang
signifikan dengan nilai p value (0,000). Oleh karena itu disarankan kepada usia lanjut
dan profesi keperawatan untuk menggunakan aromaterapi sebagai terapi alternatif
menurunkan insomnia. Bagi peneliti selanjutnya untuk menambah jumlah responden,
dapat menggunakan kontrol dan lebih memperbanyak variasi aroma lilin.