Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Sukanowati, Sukanowati
Wardaningsih, Shanti
Subject
RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Datestamp
2018-01-02 04:06:15
Abstract :
Latar belakang masalah : Scabies merupakan penyakit kulit yang mudah menular
jika bersentuhan dengan kulit yang terinfeksi scabies. Apalagi di pondok pesantren
yang merupakan tempat berkumpulannya para santri yang hidup bersama- sama,
faktor dominan penyebab terjadinya scabies adalah sanitasi yang buruk. Penelitian
ini dilakukan di pondok Pesantren Maraqitta?limat Lombok Timur NTB mengingat
besarnya jumlah santri/santrwati 82 orang (41%) yang mengalami scabies.
Tujuan penelitian : Mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan praktik
santriwati tentang personal hygiene dengan kejadian penyakit scabies di Pondok
Pesantren Maraqitta?limat di Mamben Lauk Wanasaba Lotim NTB.
Metode penelitian : Desain penelitian ini menggunakan deskriptif analitik dengan
pendekatan cross-sectional, metode random sampling dan diperoleh sampel 116,
pengumpulan data menggunakan kuisioner, analisa data menggunakan uji chi ?
squere.
Hasil penelitian : Menunjukkan bahwa terdapat 43 responden (37%) yang
mengalami scabies dan 73 responden (63%) tidak mengalami scabies dari 116
responden yang diteliti. Kemudian dilakukan analisa dengan uji chi squere dengan
bantuan program komputer SPSS V 10,00 dengan signifikansi 5%. didapatkan hasil
analisa untuk tingkat pengetahuan terhadap scabies sebagai berikut ? = 0,037 < 0,05.
dan hasil analisa praktik personal hygiene terhadap scabies didapatkan hasil sebagai
berikut ? = 0,000 < 0,05
Kesimpulan : Ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dan praktik
personal hygiene dengan kejadian scabeis di pondok pesantren Maraqitta?limat
Lombok NTB.
Saran : Berdasarkan hasil penelitian ini, diharapkankan petugas poskestren, para
santri/ santriwati dan masayarakat dapat mengetahui dan mengenal gejala dini dari
penyakit scabies.