Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Supriadi, Supriadi
Khusnal, Ery
Subject
HQ The family. Marriage. Woman
Datestamp
2018-01-02 04:30:21
Abstract :
Latar belakang penelitian : Sibling rivalry adalah permusuhan dan
kecemburuan antara saudara kandung yang menimbulkan ketegangan diantara
mereka. Sibling rivalry biasanya muncul ketika selisih usia saudara kandung terlalu
dekat. Ini terjadi karena kehadiran adik dianggap menyita waktu dan perhatian terlalu
banyak. Jarak usia yang lazim memicu munculnya sibling rivalry adalah jarak usia
antara 1-3 tahun dan muncul pada usia 3-5 tahun kemudian muncul kembali pada
usia 8 ? 12 tahun. Dampak dari strategi orang tua dalam penanganan persaingan
antar saudara kandung (sibling rivalry) yang salah akan berpengaruh pada
perkembangan anak-anak dan dapat menimbulkan gangguan terhadap konsep diri
anak, misalnya karena ada ejekan dari kakaknya menyebabkan seorang adik menjadi
merasa tidak mampu, merasa tidak berdaya.
Tujuan penelitian : Untuk mengetahui hubungan persepsi tentang sibling
rivalry dengan strategi penyelesaian sibling rivalry pada orang tua anak usia sekolah
di Sekolah Dasar Negeri No.2 Godean Sleman Tahun 2010.
Metode Penelitian : Metode kuantitatif deskriptif korelasi dengan
pendekatan waktu cross sectional. Responden dalam penelitian berjumlah 30 orang.
Penelitian dilakukan pada bulan oktober sampai juni 2010.
Hasil Penelitian : Tidak ada hubungan antara persepsi orang tua tentang
sibling rivalry dengan strategi penyelesaian sibling rivalry pada orang tua anak usia
sekolah yang ditunjukkan dengan nilai r hitung 0,272 lebih kecil dari r tabel 0,361.
Saran : Saran dari peneliti untuk peneliti selanjutnya dapat melakukan
penelitian yang berkaitan dengan sibling rivalry dengan mengambil variabel
pengaruh sibling rivalry terhadap proses pertumbuhan dan perkembangan anak.