Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Yuliyani, Susanti Putri
Syaifudin, Syaifudin
Subject
RJ Pediatrics
Datestamp
2018-01-03 01:35:11
Abstract :
Balita termasuk dalam golongan masyarakat kelompok rentan gizi, yaitu
kelompok masyarakat yang paling mudah menderita kelainan gizi, sedangkan
pada saat ini mereka sedang mengalami proses pertumbuhan yang relatif pesat.
Kekurangan gizi pada usia dini dapat berakibat terganggunya pertumbuhan dan
perkembangan anak. Masalah gizi yang terjadi di desa Tlilir Kecamatan
Tlogomulyo Kabupaten Temanggung per Agustus 2010 masih tergolong cukup
tinggi yaitu kejadian gizi buruk ditemukan pada 3 balita dan gizi kurang sebanyak
17 balita. Pola pengasuhan yang di terapkan ibu merupakan salah satu faktor yang
mempengaruhi tingkat status gizi. Perlunya pemantauan secara intensif akan
membantu dalam proses penanggulangan masalah gizi yang terjadi. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui gambaran status gizi pada balita berdasarkan pola
asuh ibu.
Penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Pengambilan data pada bulan
Agustus 2010, sebanyak 52 balita dengan teknik Simple Random Sampling. Alat
pengumpula data dengan menggunakan kuesioner yang meliputi pola asuh ibu
(pendidikan, pekerjaan, pengetahuan, pantangan makanan) dan data yang
menentukan status gizi balita (BB dan umur). Analisa data menggunakan analisa
presentase.
Hasil penelitian ini digambarkan bahwa status gizi balita pada bulan
Agustus di desa Tlilir sebagian besar dengan status gizi baik yaitu sebanyak 32
balita (61,5%), status gizi kurang ada 17 balita (32,7%) dan status gizi buruk ada 3
balita (5,8%). Balita yang memiliki status gizi di desa Tlilir sebagian besar
memiliki ibu dengan pola asuh : pendidikan SLTP, tidak bekerja, pengetahuan
baik dan tidak ada pantangan makanan. Bagi ibu ? ibu yang memiliki balita
disarankan untuk lebih teratur menimbangkan balitanya secara mandiri ke
posyandu setiap bulan dan juga lebih memperhatikan asupan makanan yang di
butuhkan balitanya.