Abstract :
Latar Belakang: Perilaku hidup bersih dan sehat pada anak usia sekolah adalah
sekumpulan perilaku yang dipraktikkan oleh peserta didik, guru dan masyarakat
sekitar anak atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran, sehingga secara
mandiri mampu mencegah penyakit. Akibat dari perilaku hidup bersih dan sehat
yang buruk antara lain dapat menyebabkan diare, penyakit kulit, demam berdarah
dengue. Jadi, kalau tidak dilakukan dengan benar maka akan benyak terjangkit
penyakit pada anak.
Tujuan: Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku hidup
bersih dan sehat pada anak usia sekolah di SD Negeri Surokarsan II Yogyakarta.
Metode: Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan waktu cross
sectional. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri Surokarsan II Yogyakarta pada
bulan Maret 2010 dengan jumlah sampel 54 siswa. Uji validitas dengan
menggunakan Content Validity Index (CVI) dengan hasil CVI= 0,95. Uji reliabilitas
menggunakan Alpha Cronbach dengan hasil = 0,842. Analisa data menggunakan
analisis deskriptif dengan cara memaparkan hasil tabulasi data dengan persentasenya.
Hasil: Hasil penelitian perilaku pembuangan sampah kategori cukup (72,22%),
kebersihan pakaian kategori cukup (64,61%), kebersihan kamar mandi kategori baik
(83,54%), mencuci tangan dengan sabun kategori cukup (75,80%), kebersihan kuku
tangan dan kaki kategori cukup (74,07%), kebersihan gigi dan mulut kategori cukup
(73,83%), kebersihan rambut dan kulit kepala kategori cukup (75,43%), pola makan
sehat kategori cukup (73,19%), olahraga secara teratur kategori cukup (70,62%).
Jumlah rata-rata perilaku hidup bersih dan sehat pada siswa SD Negeri Surokarsan II
Yogyakarta kategori cukup (66,67%).
Saran: Agar anak dapat menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat secara baik
sehingga anak dapat terhindar dari penyakit yang mungkin dapat terjadi sehingga
dapat memperkecil angka kesakitan dan kematian pada anak.