Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Anggunsari, Yulmia
Hendarsih, Sri
Subject
QE Geology
Datestamp
2017-11-21 04:34:04
Abstract :
Latar Belakang : Psikologi merupakan salah satu dampak dari terjadinya bencana.
Gempa bumi yang terjadi di DIY Mei 2006 silam, menimbulkan problem psikologis
berupa depresi, stress, cemas, dan kebingungan. Kecemasan merupakan respon
individu terhadap suatu keadaan yang tidak menyenangkan. Hasil wawancara
menunjukkan bahwa warga takut, khawatir dan bingung saat gempa terjadi dan
ibadah mereka meningkat paska gempa bumi 2006.
Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan religiusitas
dengan tingkat kecemasan dalam menghadapi bencana gempa bumi di dusun
Panjang Panjangrejo Pundong.
Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode diskripsi korelasi dengan
pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 330 orang, diambil
sampel dengan teknik stratifielt random sampling sebanyak 77 orang. Analisa data
menggunakan rumus korelasi Pearson Product Moment.
Hasil Penelitian : Religiusitas responden di dusun Panjang mayoritas responden
dengan kategori religiusitas cukup sebanyak 39 orang (50,6%) dan tingkat
kecemasan terbanyak dengan kategori kecemasan sedang sebanyak 57 orang
(74,0%). Hasil uji statistic Pearson Product Moment nilai signifikansi 0,000 (p<0,05)
dengan keeratan hubungan variabel sebesar -0,725.
Simpulan : Ada hubungan yang bermakna antara religiusitas dengan tingkat
kecemasan dalam menghadapi bencana gempa bumi di dusun Panjang Panjangrejo
Pundong Bantul dengan nilai p value 0,000 (p<0,05) dengan nilai contingency
coefficient -0,725.
Saran : Diharapkan untuk meningkatkan nilai religiusitas yang dapat mengurangi
tingkat kecemasan dalam menghadapi bencana gempa bumi.