Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Harty, Mery
Prihatiningsih, Dwi
Subject
RG Gynecology and obstetrics
Datestamp
2017-11-25 04:35:37
Abstract :
Latar Belakang : Di dunia pada tahun 2009 terjadi 2,7 juta kasus luka
robekan perineum pada ibu bersalin, dan 26% diantaranya mengalami
penyembuhan luka yang lambat lebih dari 7 hari setelah persalinan. Karena
kurangnya ibu nifas dalam menjaga personal hygiene terutama vulva hygiene,
sehingga terkadang terjadi luka jahitan lama atau lambat keringnya, keluarnya
cairan yang putih dan berbau, nyeri pada daerah infeksi bahkan lepasnya benang
jahitan.
Tujuan Penelitian : Diketahuinya hubungan vulva hygiene ibu nifas
dengan kesembuhan luka jahitan perineum di Puskesmas Mergangsan dan Jetis
Kota Yogyakarta.
Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan desain penelitian
korelasional dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini
adalah ibu nifas dengan luka jahitan perineum di Puskesmas Mergangsan dan
Puskesmas Jetis Kota Yogyakarta yang berjumlah 30 orang. Teknik pengambilan
sampel adalah total sampling. Pengolahan data menggunakan rumus sperman rho.
Hasil Penelitian : Adanya hubungan vulva hygiene dengan kesembuhan
luka jahitan perineum di Puskesmas Mergangsan dan Puskesmas Jetis Kota
Yogyakarta. Di dapatkan nilai korelasi sebesar 0,659 dengan signifikan P sebesar
0.000 ( P< 0,05 ).
Kesimpulan : Adanya hubungan vulva hygiene ibu nifas dengan
kesembuhan luka jahitan perineum di Puskesmas Mergangsan dan Jetis Kota
Yogyakarta.
Saran : Diharapkan dapat mempertahankan pelayanan, memberikan
pelayanan dengan baik terutama bagi ibu nifas dengan luka jahitan yaitu cara
vulva hygiene, yaitu memberikan konseling kepada ibu setelah cebok kemaluan
harus dikeringkan.
Kata Kunci
Kepustakaan
Jumlah Halaman
: vulva hygiene, kesembuhan luka jahitan perineum
: 1 Al Qur?an, buku 15 (2006-2011), 8 internet
: xiii, 54 halaman, 9 tabel, 2 gambar, 13 lampiran