Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Fathurohman, Dicky
Imron, Moh. Ali
Subject
RX Homeopathy
Datestamp
2017-11-24 07:53:24
Abstract :
Latar Belakang: Kelincahan merupakan dasar gerak fisik atau aktifitas dari tubuh
manusia yang perlu dilatih secara khusus. Sampai saat ini para pelatih belum
menemukan tipe dan takaran pelatihan yang tepat untuk meningkatkan kelincahan
pemain sepakbola, sehingga dicoba dua tipe pelatihan yaitu latihan core stability dan
latihan jump trampolin untuk meningkatkan kelincahan. Pelatihan dilakukan pada
sore hari di lapangan Seyegan Stadion mulai pukul 15.30-17.30 WIB selama enam
minggu dengan frekuensi tiga kali seminggu. Sampel berjumlah 20 orang dipilih
secara acak sederhana dari pemain yang memenuhi syarat. Jumlah sampel masingmasing
kelompok adalah 10 orang, kemudian diberikan pelatihan yang berbeda yaitu
kelompok 1 diberikan latihan core stablity dan kelompok 2 latihan jump trampolin
Tujuan: penelitian ini ditujukan untuk mengetahui latihan core stability lebih baik
meningkatkan agility dibanding latihan jump trampolin pada atlet sepak bola
penambahan latihan isometrik
Metode Penelitian: penelitian ini dilakukan dengan desain pre test and post test
control group dimana didapatkan jumlah sampel untuk kelompok dengan latiham
core stability sebanyak 10 orang, dan pada kelompok latihan jump trampolin
sebanyak 10 orang.
Hasil: Dari hasil pengujian hipotesis dengan paired sample t-test pada kelompok
latihan core stability didapatkan nilai p>0,05 (p=0,002) yang berarti latihan core
stability dapat meningkatkan agility. Sedangkan pada kelompok latihan jump
trampolin nilai p<0,05 (p=0,000) yang berarti latihan jump trampolin dapat
meningkatkan agility. Dari hasil pengujian hipotesis dengan didapatkan nilai yang
berarti latihan core stability lebih baik meningkatkan agility dibanding latihan jump
trampolin pada atlet sepak bola.