Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Nur, Dwida
Imania, Dika Rizki
Subject
RX Homeopathy
Datestamp
2017-11-24 07:52:30
Abstract :
Latar Belakang : Aktivitas manusia tidak hanya dilakukan sekali tetapi dilakukan
berulangkali, seperti yang dilakukan para Pembatik tulis. Kemungkinan besar para
pembatik mengalami suatu problem yang ada pada dirinya akibat dari kerja yang
dilakukan berulangkali secara statis dan jangka waktu yang lama. Pada pergelangan
tangan terjadi fleksi dan ekstensi secara akut dengan gerakan tangan menggunakan
alat canting. Aktivitas tangan yang dilakukan berulangkali seringkali akan
menimbulkan suatu cidera. Cidera tersebut yaitu Carpal Tunnel Syndrome. Tujuan :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan Ultrasound dengan Tendo
Strech dan Ultrasound dengan Neural Mobilisasi dapat menurunkan nyeri pada
Carpal Tunnel Syndrome. Metode : Penelitian ini menggunakan jenis penelitian
quasi exsperimental. Dengan pre and post-test group design. Sebanyak 22
responden dibagi menjadi 2 kelompok, kelompok I berjumlah 11 sampel mendapat
intervensi Ultrasound dengan Tendo Strech dan kelompok II berjumlah 11 sampel
mendapat intervensi Ultrasound dengan Neural Mobilisasi 2 kali seminggu selama 6
minggu. Data tingkat nyeri responden diukur dengan VAS sebelum dan setelah
intervensi. Data nilai VAS sebelum dan setelah intervensi kedua kelompok dianalisa
dengan Paired sample t-test, sedangkan untuk menganalisa perbedaan antara dua
kelompok menggunakan Independent sample t-test. Hasil : Setelah 12 kali
intervensi pada kelompok I dan II menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan
dan penurunan nyeri Carpal Tunnel Syndrome dengan nilai p:0,000(p <0,05).
Sedangkan dari uji Independent sample t-test diperoleh hasil p:0,883(p>0,05) berarti
tidak ada perbedaan antara intervensi Ultrasound dengan Tendo Strech dan
Ultrasound dengan Neural Mobilisasi terhadap penurunan nyeri Carpal Tunnel
Syndrome. Kesimpulan : Tidak ada perbedaan antara intervensi Ultrasound dengan
Tendo Strech dan Ultrasound dengan Neural Mobilisasi terhadap penurunan nyeri
Carpal Tunnel Syndrome. Saran : Peneliti selanjutnya untuk menambah jumlah
sampel dan waktu lebih panjang sehingga dapat diketahui keefektifitasan latihan agar
hasilnya valid.