Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
HASBAENI, Eka Fitri
Soen, Hilmi Zadah Faidlullah
Subject
RM Therapeutics. Pharmacology
Datestamp
2017-11-24 07:50:22
Abstract :
Latar belakang: Setiap orang yang melakukan olahraga dengan benar akan
memperoleh banyak manfaat antara lain adalah sehat, bugar dan bisa mendapat
prestasi yang tinggi, tetapi selain itu terdapat juga resiko salah satu di antaranya
adalah cedera. Olahraga Bola Voli adalah salah satu olahraga internasional yang
sangat populer. Cedera yang paling banyak terkena pada atlet voli adalah rotator cuff
tendinitis. Rotator cuff tendinitis adalah cedera bahu yang paling umum untuk setiap
olahraga individu dan menyumbang 27% dan 24% dari total cedera bahu. Cedera
yang paling sering terjadi adalah cedera pada otot Supraspinatus. ditandai dengan
keluhan nyeri disekitar bahu, disertai keterbatasan gerak pada sendi bahu. Tujuan
Penelitian: untuk mengetahui apakah penambahan terapi Ultrasound pada latihan
pliometrik dapat meningkatkan kemampuan fungsional bahu pada Tendinitis
Supraspinatus. Metode penelitian: yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan
rancangan pre test and post test deign. Jumlah sampel dalam penelitian ini 24 atlet
yang dibagi menjadi dua kelompok dengan masing-masing 12 atlet. Kelompok
pertama dengan pemberian latihan Pliometrik dan kelompok kedua dengan
pemberian penambahan terapi Ultrasound pada latihan Pliometrik. Terapi dilakukan
selama 4 minggu dengan 8 kali pertemuan. Pengukuran fungsional bahu
menggunakan SPADI. Uji normalitas menggunakan Shapiro Wilk Test, uji
homogenitas menggunakan Lavene Test, uji Hipotesis menggunakan Pired sampel T
Test. Hasil Penelitian: berdasarkan pengujian statistik didapatkan hasil yang
signifikan dengan nilai p = 0,000 dimana p <0,05 yang berarti ada pengaruh yang
bermakna antara penambahan terapi Ultrasound pada latihan Pliometrik untuk
meningkatkan fungsional bahu pada Tendinitis Supraspinatus. Kesimpulan: ada
pengaruh penambaha terapi Ultrasound pada latihan Pliometrik untuk meningkatkan
fungsional bahu pada Tendinitis Supraspinatus. Saran: mengurangi aktivitas yang
memberikan penekanan pada daerah sendi bahu seperti mengangkat beban
berlebihan secara berulang-ulang dan hindari benturan atau trauma pada sendi bahu,
kompres panas atau hangat dengan menggunakan handuk yang diletakkan pada bahu
sekurang-kurangnya 15 menit secara teratur dan rajin menggerak- gerakkan bahunya
kesemua arah gerakkan dapat meringankan keluhan pasien.
Kata kunci : Pliometrik, Ultrasound, Tendinitis Supraspinatus.
Daftar pustaka : 48 buah (2002-2015)