Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
SETYAWAN, SETYAWAN
Khotimah, Siti
Subject
RZ Other systems of medicine
Datestamp
2017-11-24 07:17:11
Abstract :
Latar Belakang: Penyakit paru obstruksi kronik (PPOK) adalah penyakit paru yang
bersifat kronik ditandai dengan hambatan aliran udara di saluran nafas yang bersifat
progresif nonreveresibel atau reversible parsial. Salah satu dari beberapa penyebab
terjadinya PPOK adalah asap rokok. Dari hasil laporan data di Rumah Sakit Paru-
Paru Respira Yogyakarta, PPOK merupakan penyakit dengan kunjungan urutan
pertama dari jenis penyakit paru lainnya. Penyakit ini menyebabkan
ketidakmampuan beraktifitas sehingga mempengaruhi tingkat kebugaran. Tujuan:
Mengetahui pengaruh penambahan pursed lips breathing exercise pada static cycle
intensitas sedang terhadap peningkatan kebugaran pada penderita PPOK. Metode
Penelitian: Penelitian dengan quasi eksperimental dan design penelitian pre and
post test two group design. Populasi penelitian adalah pasien PPOK rawat jalan dan
rawat inap yang terdiagnosis PPOK di Rumah Sakit Khusus Paru- Paru Respira
Yogyakarta, total responden sebanyak 6 orang, dengan rincian kelompok I sejumlah
3 orang diberikan perlakuan Static Cycle Intensitas Sedang seminggu 3 kali selama 3
minggu dan pada kelompok II sejumlah 3 orang diberikan perlakuan penambahan
Pursed Lips Breathing Exercise sehari 3 kali selama 4 hari berturut- turut pada Static
Cycle Intensitas Sedang. Pengukuran tingkat kebugaran dengan six minute walking
test dan diinputkan ke dalam rumus VO2 Max, hasil penelitian dianalisa dengan
menggunakan uji Paired Sample T-test dan Wilcoxon. Hasil: Hasil penelitian pada
hipotesis I dengan uji Paired Sample T-test didapat hasil p=0,160 (p>0,05) berarti
tidak ada pengaruh static cycle intensitas sedang terhadap peningkatan kebugaran
pada penderita PPOK dan pada kelompok II dengan uji wilcoxon didapat hasil
p=0,109 (p>0,05) berarti tidak ada pengaruh penambahan pursed lips breathing
exercise pada static cycle intensitas sedang terhadap peningkatan kebugaran pada
penderita PPOK. Kesimpulan: Tidak ada pengaruh penambahan pursed lips
breathing exercise pada static cycle intensitas sedang terhadap peningkatan
kebugaran pada penderita PPOK. Saran : Menambah jumlah responden, menambah
waktu penelitian dan menyamakan grade PPOK.