Abstract :
Angka kejadian DHF di Kabupaten Bantul ditemukan sejumlah 1203
kasus DHF dengan incident rate mencapai 1,28% dan kematian balita karena
DHF dilaporkan ada 8 orang pada tahun 2013 (Profil Kesehatan Bantul, 2014). Di
RSU PKU Muhammadiyah Bantul kasus balita dengan DHF pada tahun 2013-
2014, menunjukan angka sebesar 48%. Tujuan penelitian untuk mengetahui
asuhan kebidanan pada balita sakit dengan DHF secara holistik dan komprehensif
di RSU PKU Muhammadiyah Bantul.
Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus deskriptif
eksplanatori. Teknik pengumpulan data menggunakan data primer dan data
sekunder. Pada analisa data penulis menggunakan prinsip asuhan kebidanan
metode pendokumentasian SOAP.
Asuhan selama 3 hari hasil awal suhu 38,80C, pemeriksaan lab
Hematokrit 36,2%, At Trombosit 140 ribu/ml dan Al Leukosit 3,90 ribu/ml.
Setelah dilakukan 3 kali kunjungan rumah sakit An.R dengan DHF didapatkan
hasil bahwa keadaan responden membaik, suhu 36,50C dan hasil pemeriksaan
penunjang Hematokrit 38,2%, AT Trombosit 168 ribu/ml dan Al Leukosit 5,90
ribu/ml. Simpulan dari asuhan kebidanan yang dilakukan tidak terdapat perbedaan
pada pelaksanan di lapangan dengan teori maupun menurut MTBS. Saran bagi
tenaga kesehatan di RSU PKU Muhammadiyah Bantul agar dapat
mempertahankan pelayanan yang sudah sesuai dengan prosedur.