Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
MUFIDAH, Tiara Aulia
Wahtini, Sri
Subject
RG Gynecology and obstetrics
Datestamp
2017-11-24 04:51:23
Abstract :
INTISARI
Latar Belakang : Kontrasepsi dapat menurunkan angka kesakitan ibu 272.000
atau 38/100.000 perempuan yang memakai alat kontrasepsi (Berisatu, 2013).
Berdasarkan SDKI minat masyarakat pengguna IUD menurun dari 4.9 % tahun
2007 menjadi 3.9% tahun 2012 (SDKI,2012). Hal ini diakibatkan salah satu
kurangnya pengetahuan masyarakat terutama mengenai efek samping dari
pemakaian IUD adalah erosi (Diah, 2011). Apabila tidak ditangani dengan
benar kasus erosi porsio akan menyebabkan perdarahan. Terdapat 62 aksebtor
IUD di RS PKU Muhammadiyah II Yogyakarta, 41,93 mengalami
permasalahan erosi porsio.
Tujuan : Memberikan asuhan kebidanan, secara komprehensif pada akseptor
IUD dengan erosi porsio.
Metode Penelitian : Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif studi
kasus. Lokasi di RS PKU Muhammadiyah II Yogyakarta. Subyek adalah Ny.E
umur 28 tahun akseptor IUD dengan erosi porsio.Teknik pengumpulan data
menggunakan data primer yang didapatkan dari pemeriksaan fisik, wawancara
dan observasi langsung dan data sekunder dengan dokumen rekam medik/
catatan perkembangan dan studi kepustakaan.
Kesimpulan Hasil Penelitian : penelitian ini dilakukan 4 kali pertemuan pada
Ny.E umur 28 tahun akseptor IUD dengan erosi porsio di RS PKU
Muhammadiyah II Yogyakarta. Penyebab erosi porsio yaitu gesekan benang
IUD. Penatalaksanaan diberikan albothyl 36 % dioles pada erosi dan
didiamkan 5 detik, obat berupa Amoxcilin 3x500mg dan vitamin caviplex 3x1
selama 3 hari, KIE mengenai personal hygiene dan informasi terkait dengan
IUD serta erosi porsio maka Ny.E dapat sembuh. Pada penelitian tidak terdapat
kesenjangan teori dan praktek.
Kata Kunci : Erosi Porsio, IUD
Kepustakaan : 29 literature, Jurnal 5 ( 2008-2015)
Jumlah halaman : ( xi + 61 halaman +10 lampiran)