DETAIL DOCUMENT
FAKTOR KETUBAN YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ASFIKSIA PADA BAYI DI RSUD PANEMBAHAN SENOPATI BANTUL TAHUN 2015
Total View This Week0
Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Fitria, Elsha
Widaryati, Widaryati
Subject
RG Gynecology and obstetrics 
Datestamp
2017-11-24 02:54:30 
Abstract :
Latar Belakang : Menurut World Health Organization (WHO), setiap tahunnya 120 juta bayi lahir didunia, secara global 4 juta (33 per 1000) bayi lahir mati dan 4 juta (33 per 1000) lainnya meninggal dalam usia 30 hari (neonatal lanjut). Sekitar 3,6 juta (3%) dari 120 juta bayi mengalami asfiksia neonaturum. Tujuan : Diketahuinya hubungan faktor ketuban dengan kejadian asfiksia, diketahuinya kondisi ketuban, diketahuinya waktu pecah ketuban, diketahuinya volume air ketuban, diketahuinya kejadian asfiksia pada bayi di RSUD Panembahan Senopati. Metodologi Penelitian : Rancangan penelitian ini merupakan penelitian survey analitik dengan pendekatan case control yang ditelusuri secara retrospektif. Populasi berjumlah 2178 responden. Sampel penelitian ini sebanyak 96 kasus dan 96 kontrol. Uji statistik menggunakan uji chi square. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara kondisi ketuban (pvalue= 0,000, OR= 5,788), waktu pecah ketuban (p-value =0,04, OR= 1,840), volume air ketuban (p-value= 0,036, OR=1,889) dengan kejadian asfiksia. Simpulan dan Saran: Bagi tenaga kesehatan diharapkan untuk memberikan KIE terkait pencegahan masalah pada ibu bersalin khususnya masalah pada ketuban ibu sehingga tidak beresiko melahirkan bayi yang asfiksia. 
Institution Info

Universitas Aisyiyah Yogyakarta