Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Wagyati, Eka Puspita
Suratini, Suratini
Subject
RM Therapeutics. Pharmacology
Datestamp
2017-11-21 05:37:09
Abstract :
Latar Belakang: Di Indonesia hipertensi merupakan penyebab kematian nomor tiga
setelah stroke dan tuberkulosis. Tahun 2008, di Kabupaten Magelang terdapat
penderita hipertensi sebanyak 26.908 jiwa, sedangkan tahun 2014 di Dusun Dawung
terdapat 50% lansia hipertensi. Hipertensi jika dibiarkan dapat berkembang menjadi
komplikasi serius bahkan menyebabkan kematian. Salah satu pengobatan alternatif
yang dapat mengatasi hipertensi adalah bekam, karena mekanisme bekam mampu
membuat vaso dilatasi pada kapiler dan arteriol sehingga dapat menurunkan tekanan
darah.
Tujuan:Diketahui pengaruh terapi bekam satu titik terhadap tingkat tekanan darah
pada lansia hipertensi di Dusun Dawung magelang.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan rancangan
non equivalent control group. Penelitian dilakukan tanggal 13 Oktober 2014 sampai
dengan tanggal 9 Februari 2015 di Dusun Dawung Magelang. Populasinya sebanyak
20 orang dan dibagi menjadi 2 kelompok. Pengambilan sampel menggunakan
metode total sampling. Uji normalitas data menggunakan shapiro wilk. Analisis data
menggunakan uji paired t-test dan wilcoxon.
Hasil: Hasil uji statistik dengan paired t-test yaitu p value untuk tekanan darah
sistolik pre dan post pada kelompok intervensi sebesar p (0,002) < 0,05 dan untuk
tekanan diastolik pre dan post kelompok intervensi yaitu p value (0,81) > 0,05.
Kesimpulan : Ada pengaruh terapi bekam satu titik terhadap tingkat tekanan darah
sistolik pre dan post pada kelompok intervensi.
Saran : Diharapkan lansia mau menggunakan terapi alternatif bekam untuk
mengatasi hipertensinya.