DETAIL DOCUMENT
HUBUNGAN BERAT LAHIR BAYI DENGAN RUPTURE PERINEUM PADA PERSALINAN NORMAL DI PUSKESMAS TEGALREJO YOGYAKARTA 2015
Total View This Week0
Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Resmawati, Resmawati
Anjarwati, Anjarwati
Subject
RG Gynecology and obstetrics 
Datestamp
2017-11-23 05:25:39 
Abstract :
Prevalensi ibu bersalin yang mengalami ruptur perineum di Indonesia pada golongan umur 25?30 tahun yaitu 24% sedang pada ibu bersalin usia 32?39 tahun sebesar 62%. Akibat rupture perineum pada ibu yaitu 10% ibu merasakan nyeri yang berakhir setelah 3-18 bulan persalinan, sebanyak 20% ibu mengalami nyeri saat coitus sekitar 3 bulan, 3-10% ibu melaporkan inkontinensia usus, 20% mengalami inkontinensia urine, kerusakan sfingter anal samar terjadi pada 36% walaupun robekan derajat tiga dan empat diperbaiki. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif korelatif dengan metode pendekatan cross sectional. Variabel bebas adalah berat lahir bayi dan variabel terikatnya adalah rupture perineum pada persalinan normal. Populasi dalam penelitian ini adalah 158 orang. Teknik pengambilan sampel adalah Purposive Sampling sebanyak 95 orang. Pengambilan data menggunakan master tabel dan analisa data menggunakan korelasi Spearman Rank. Jumlah kejadian rupture perineum pada ibu bersalin normal di Puskesmas Tegalrejo Yogyakarta 2015 dalam penelitian ini sebanyak 95 orang sebagian besar terjadi pada rupture derajat II sebanyak 68 orang (71,6%). Berat lahir bayi di Puskesmas Tegalrejo Yogyakarta 2015 sebagian besar pada kriteria 2500 - 4000 gram sebanyak 76 bayi (80,0%). Hasil uji statistic didapatkan nilai koefisien korelasi sebesar 0,247 dengan p-Value sebesar 0,016 dengan taraf signifikansi 0,016 (? < 0,05). Ada hubungan tingkat berat lahir bayi dengan rupture perineum pada persalinan normal di Puskesmas Tegalrejo Yogyakarta 2015 dengan tingkat keeratan rendah. 
Institution Info

Universitas Aisyiyah Yogyakarta