Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Husnawati, Faridah
Warsiti, Warsiti
Subject
HQ The family. Marriage. Woman
Datestamp
2017-11-21 05:41:14
Abstract :
Latar Belakang : Menurut Kementerian Kesehatan RI (2010), tiga faktor utama penyebab
kematian ibu melahirkan salah satunya adalah perdarahan. Anemia merupakan salah satu
dari penyebab perdarahan. Prevalensi rata-rata anemia pada wanita hamil di Indonesia pada
tahun 2010 sekitar 24,5 %.
Tujuan : Diketahui hubungan faktor sosial ekonomi, paritas, frekuensi ANC dan kepatuhan
konsumsi tablet Fe dengan tingkatan anemia pada ibu hamil anemia di Puskesmas Sentolo II
Kulon Progo.
Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan
pendekatan cross sectional study. Tehnik sampel jenuh berjumlah 24 ibu hamil anemia.
Instrument yang digunakan yaitu kuesioner, catatan rekam medik dan buku KIA. Analisis
statistik yang digunakan adalah Kendall Tau.
Hasil Penelitian : Hasil penelitian didapatkan nilai p value untuk variabel status sosial
ekonomi sebesar 0,904 (p > 0,05), variabel paritas sebesar 0,129 (p > 0,05) dan variabel
frekuensi ANC sebesar 0,858 (p > 0,05). Sehingga tidak ada hubungan antara status sosial
ekonomi, paritas, frekuensi ANC dengan tingkatan anemia pada ibu hamil anemia di
Puskesmas Sentolo II Kulon Progo. Ada hubungan yang signifikan antara kepatuhan
konsumsi tablet Fe dengan tingkatan anemia pada ibu hamil anemia di Puskesmas Sentolo II
Kulon Progo dengan p value sebesar 0,011 (p < 0,05) dan keeratan hubungan sedang dengan
nilai koefisien korelasi 0, 434.
Kesimpulan : Tidak ada hubungan antara status sosial ekonomi, paritas dan frekuensi ANC
dan ada hubungan yang signifikan antara kepatuhan konsumsi tablet Fe dengan tingkatan
anemia pada ibu hamil anemia di Puskesmas Sentolo II Kulon Progo.
Saran : Diharapkan tenaga kesehatan dapat meningkatkan konseling khususnya dalam
memberikan penyuluhan kesehatan tentang cara minum obat Fe yang benar.
Sehingga hal ini diharapkan dapat mengatasi kasus anemia pada ibu hamil.