Abstract :
Latar belakang: lanjut usia mengalami perubahan pola tidur seiring dengan
bertambahnya usia dan akibat dari proses menua maka usia lanjut mengalami
perubahan pola tidur. Insomnia merupakan suatu keadaan ketidakmampuan
mendapatkan tidur yang adekuat, baik kualitas maupun kuantitas, dengan keadaan
tidur yang hanya sebentar atau susah tidur. Setiap tahun di dunia, diperkirakan
sekitar 20%-50% orang dewasa melaporkan adanya gangguan tidur dan sekitar 17%
mengalami gangguan yang serius. Sehingga diperlukan penanganan yang tepat untuk
mengatasi hal tersebut salah satu caranya menggunakan terapi wudhu..
Tujuan penelitian: Diketahuinya pengaruh terapi wudhu sebelum terhadap tingkat
insomnia pada usia lanjut di PSTW Yogyakarta Unit Budi Luhur
Metode penelitian: Jenis penelitian Pre Eksperimen dengan menggunakan
rancangan Non equivalent Control Group. Pengambilan sampel dengan
menggunakan rancangan Purposive Sampling dengan subyek penelitian yaitu 10
responden untuk masing-masing kelompok eksperimen dan kontrol. Metode
pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner KSPBJ Insomnia Rating Scale.
Analisa data menggunakan uji statistic independent sample t-test.
Hasil penelitian: Berdasarkan uji statistik Independent Sample t-test didapatkan
hasil nilai p = 0,000 (p < 0,05), dengan taraf signifikansi sebesar 0,05, sehingga Ha
diterima dan Ho ditolak artinya terdapat pengaruh pemberian terapi wudhu terhadap
tingkat insomnia pada usia lanjut di PSTW Yogyakarta Unit Budi Luhur
Kesimpulan dan saran: Terapi wudhu berpengaruh terhadap penurunan tingkat
insomnia pada lanjut usia. Oleh sebab itu disarankan kepada lansia untuk dapat
mengatasi insomnia dengan terapi wudhu dan sebagai acuan dalam upaya
peningkatan kesehatan usia lanjut khususnya usia lanjut yang mengalami insomnia.