Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
HARIADI, HARIADI
Suprayitno, Edy
Subject
R Medicine (General)
Datestamp
2017-11-23 03:11:34
Abstract :
INTISARI
Latar Belakang: Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian arthritis gout adalah jenis kelamin, IMT, asupan karbohidrat dan asupan purin. Asupan purin merupakan faktor risiko paling kuat yang berhubungan dengan kejadian asam urat.
Tujuan: untuk menganalisis hubungan antara Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan kadar asam urat di Dusun Niten, Nogotirto, Gamping Sleman Yogyakarta.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasional dengan rancangan cross sectional. dengan simple random sampling. Kadar asam urat diukur dengan alat Glucose Uric Acid (GUA) dan IMT dihitung berdasarkan hasil pengukuran tinggi badan dan berat badan. dianalisis dengan uji korelasi spearmanrank.
Hasil: 73,8% responden laki-laki dan 86,5% responden perempuan diketahui memiliki IMT normal . Sebanyak 52,4% responden laki-laki dan 81,1% responden perempuan diketahui memiliki kadar asam urat normal. Hasil uji korelasi responden laki-laki (p=0,000, r=0,542) meskipun responden perempuan (p=0,005, r=0,454).
Simpulan: ada hubungan yang signifikan dengan tingkat keeratan yang sedang antara IMT dengan kadar asam urat di Dusun Niten, Nogotirto, Gamping Sleman Yogyakarta.
Saran: Masyrakat Dusun Niten untuk menjaga IMT berada pada kategori normal, mengurangi konsumsi asupan purin, meningkatkan konsumsi serat dan air putih untuk menurunkan resiko peningkatan kadar asam urat.