Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Prastya, Ichsan Widhi
Prihatiningsih, Dwi
Subject
HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
Datestamp
2017-11-21 06:09:43
Abstract :
Latar Belakang : Frekuensi insiden luka tusuk jarum pada mahasiswa praktek klinis
berkisar antara 20%-43%. Kurangnya pengetahuan tentang pencegahan luka tusuk
jarum dapat meningkatkan insiden luka tusuk jarum.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan
tentang pencegahan luka tusuk jarum dengan insidensi luka tusuk jarum.
Metode : Metode penelitian deskriptif korelasional dengan pendekatan waktu
retrospektif. Responden penelitian terdiri dari 63 mahasiswa profesi ners STIKES
?Aisyiyah Yogyakarta dan diambil dengan menggunakan teknik total sampling.
Pengumpulan data menggunakan instrument kuesioner dengan teknik uji pearson.
Hasil : Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan
antara pengetahuan tentang pencegahan luka tusuk jarum dengan insidensi luka tusuk
jarum pada mahasiswa profesi ners STIKES ?Aisyiyah Yogyakarta. Analisis pearson
menunjukkan bahwa pada taraf signifikansi ?? = 0,05 diperoleh nilai ?? = 0,000
sehingga ?? > 0,05.
Simpulan : (1) Responden memiliki pengetahuan tentang pencegahan luka tusuk
jarum yang cukup adalah sebanyak 75%, (2) Responden yang mengalami insiden
luka tusuk jarum adalah sebanyak 73%, (3) Ada hubungan negatif yang signifikan
antara pengetahuan tentang pencegahan luka tusuk jarum dengan insidensi luka tusuk
jarum pada mahasiswa profesi ners STIKES ?Aisyiyah Yogyakarta.
Saran : Mahasiswa profesi ners disarankan meningkatkan kewaspadaan dan
kepatuhan terhadap standar operasional prosedur pencegahan luka tusuk jarum.
Kata Kunci : Pengetahuan, luka tusuk jarum
Kepustakaan :18 buku (2003-2010), 27 website, 2 skripsi
Judul Halaman: xiii, 57 halaman, 9 tabel, 2 gambar , 13 lampiran