Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
KUSUMAWATI, Indriani
Sugiyanto, Sugiyanto
Subject
R Medicine (General)
Datestamp
2017-11-23 03:01:43
Abstract :
INTISARI
Latar Belakang :WHO menginformasikan bahwa 20 % orang di dunia terserang hiperurisemia, di Indonesia mencapai 23,6 hingga 31,3%. Kadar asam urat dapat diturunkan dengan konsumsi jus buah sirsak yang mempunyai vitamin C dan zat flavonoid sebagai antioksidan untuk mengurangi terbentuknya asam urat melalui penghambatan produksi enzim xantin oksidase.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jus sirsak terhadap kadar asam urat pada penderita hiperurisemia di Dusun Semarangan, Godan, Sleman, Yogyakarta.
Metode Penelitian : Jenis Eksperimen semu (Quasy Experiment Design) dengan rancangan Non Equivalent Control Group. Tehnik pengambilan sampel dengan simple random sampling. Jumlah responden sebanyak 20 orang.
Hasil Penelitian : Uji Wilcoxon pada kelompok eksperimen menunjukkan hasil kadar asam urat pre test dan post test dengan nilai p value 0,005. Uji Dependent t-test pada kelompok kontrol, p value sebesar 0,754. Uji Mann Whitney menunjukkan hasil nilai p 0,021, p<0,05.
Kesimpulan : Pemberian jus buah sirsak berpengaruh terhadap penurunan kadar asam urat pada kelompok eksperimen.
Saran : Diharapkan penderita hiperurisemia untuk tetap konsumsi jus buah sirsak sebagai terapi non-farmakologi dan rutin melakukan pemeriksaan kadar asam urat pada petugas kesehatan.