Abstract :
Latar belakang: Permainan sepak bola merupakan permainan body contact yang
menuntut kemampuan fisik setiap individu maupun kerjasama tim untuk bergerak,
berpikir dan memutuskan segala sesuatu secara cepat dan tepat. Sehingga dibutuhkan
kelincahan yang baik agar mampu mempertahankan posisi permainan.Tujuan:
Untuk mengetahui perbedaan penambahan zig-zag run exercise pada progressive
resisted exercise terhadap kelincah sepak bola. Metode penelitian : Menggunakan
metode Experimental dengan rancangan penelitian pre and post two group design.
Berdasarkan teknik rumus pocock ditentukan 8 orang untuk kelompok dengan
perlakuan zig zag run exercise dan 8 orang untuk kelompok dengan perlakuan
penambahan zig zag run exercise pada progresive resisted exercise. Latihan
dilakukan selama 4 minggu (satu bulan) dengan frekuensi latihan selama 3 kali
dalam seminggu untuk zig zag run exercise dan progresive resisted exercise
diberikan kepada siswa sekolah sepak bola (SSB) PS MAS kelompok umur 2002
yang berusia 13-14 tahun. Sampel seluruhnya berjumlah 16 0rang dengan simple
random sampling kemudian dibagi secara acak menjadi 2 kelompok, kelompok 1
diberikan zig zag run exercise sedangkan kelompok 2 diberikan penambahan zig zag
run exercise pada progresive resisted exercise. Alat ukur yang di gunakan agility ttest.
Uji normalitas menggunakan shapiro wilk test, uji homogenitas menggunakan
lavent?s test, dan uji hipotesis menggunakan mann whitney test. Hasil : Hasil uji
hipotesis menggunakan mann whitney test pada kelompok perlakuan p = 0,036 (p <
0,05), hal ini menunjukan bahwa ada penambahan zig zag run exercise pada
progressive resistance exercise terhadap kelincahan sepak bola. Kesimpulan: Ada
perbedaan pengaruh penambahan zig-zag run exercise pada progresive resisted
exercise terhadap kelincahan. Saran : untuk penelitian selanjutnya disarankan untuk
memasukan faktor-faktor yang mempengaruhi kelincahan, agar hasil penelitian lebih
komperhensif