Abstract :
Latar Belakang: Mahasiswi Universitas ?Aisyiyah Yogyakarta pada semester 2, 4
dan 6 terdapat 45% berisiko mengalami obesitas general, 35% obesitas sentral, 20%
lingkar perut normal. Padatnya jadwal/kegiatan perkuliahan, kurangnya aktivitas
olahraga, serta pola makan serba praktis atau instan pada mahasiswi, maka terjadilah
proses metabolisme tidak beraturan dalam tubuh individu yang akhirnya
mengakibatkan penimbunan lemak di perut, maka lingkar perut pada mahasiswi
semakin besar. Tujuan: Untuk mengetahui perbedaan pengaruh sit up exercise dan
prone plank exercise terhadap penurunan lingkar perut pada remaja putri. Metode
Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode experimental dengan pre and post
design. Sampel penelitian ini berjumlah 5 orang untuk kelompok perlakuan sit up
exercise, dan 5 orang untuk kelompok perlakuan prone plank exercise. Kedua
intervensi dilakukan 6 minggu dengan frekuensi latihan 3 kali. Alat ukur yang
digunakan ialah midline yang telah dikalibrasi. Hasil: Hasil uji hipotesis I
menggunakan Paired Sample t-test diperoleh nilai p<0,05 (p = 0,000) yang berarti
pemberian perlakuan sit-up exercise dapat menurunkan lingkar perut pada remaja
putri, hasil uji hipotesis II yang juga menggunakan Paired Sample t-test diperoleh
nilai p<0,05 (p=0,000) yang berarti pemberian perlakuan prone plank exercise dapat
menurunkan lingkar perut pada remaja putri, serta hasil uji hipotesis III
menggunakan Independent Sample t-test diperoleh nilai p<0,05 (p=0,018) yang
berarti ada perbedaan pengaruh pemberian sit-up exercise dengan prone plank
exercise terhadap penurunan lingkar perut pada remaja putri. Kesimpulan: Ada
perbedaan pengaruh sit-up exercise dengan prone plank exercise terhadap penurunan
lingkar perut pada remaja putri. Saran: Saran untuk peneliti selanjutnya untuk
menambah jumlah responden, menambah waktu penelitian, menambahkan intensitas
dan interval latihan, dan mengatur pola makan.