Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
ANGGARA, Mia
Widaryati, Widaryati
Subject
R Medicine (General)
Datestamp
2017-11-23 01:48:04
Abstract :
INTISARI
Latar Belakang: Merokok adalah faktor utama dari terjadinya gangguan tidur.
Nikotin dalam rokok dapat merubah pola tidur dan mengganggu kelelapan tidur.
Karbon monoksida dalam rokok dapat menyebabkan desaturasi oksigen dan
mendengkur. Konsumsi rokok menentukan akumulasi nikotin dan karbon monoksida
dalam tubuh, menunjukkan laju percepatan bagi munculnya gangguan tidur.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat
konsumsi rokok dengan gangguan tidur pada perokok usia 25-40 tahun di Pedukuhan
Salakan Bangunharjo, Sewon, Bantul, Yogyakarta.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan
rancangan cross sectional. Penelitian melibatkan 75 responden yang diambil dengan
teknik single stage cluster sampling. Tabulasi silang hubungan antara tingkat
konsumsi rokok dengan gangguan tidur dianalisis dengan uji korelasi chi square.
Hasil: Sebanyak 66,7% responden adalah perokok sedang dan sebanyak 60%
responden diketahui mengalami lebih dari 1 jenis gangguan tidur. Ditemukan adanya
hubungan yang signifikan tingkat konsumsi rokok dengan gangguan tidur pada
perokok usia 25-40 tahun di Pedukuhan Salakan Bangunharjo, Sewon, Bantul,
Yogyakarta.
Saran: Penelitian ini menyarankan perokok di Pedukuhan Salakan untuk berhenti
merokok secara bertahap.