Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Nurudin, Andri
Widaryati, Widaryati
Subject
HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
Datestamp
2017-11-20 05:51:56
Abstract :
Latar belakang: Ancaman gempa bumi mendapat perhatian yang luas, karena sifatnya
mendadak, dapat diprediksi, namun sulit ditentukan waktu terjadinya. Pelatihan
penanggulangan bencana dapat memahami tentang bencana alam gempa bumi secara
ilmiah yang mencakup pemberian materi (penyuluhan), praktik, dan simulasi.
Kesiapsiagaan merupakan hal yang penting dan harus dibangun pada setiap tingkat
kelompok di sekolah.
Tujuan: Tujuan penelitian ini mengetahui pengaruh pelatihan penanggulangan bencana
gempa bumi terhadap kesiapsiagaan siswa kelas VII di SMP N 1 Imogiri Bantul
Yogyakarta tahun 2015.
Metode penelitian: Metode penelitian ini menggunakan metode Quasi eksperimen design
dengan non eguivalent kontrol group design. Populasi siswa kelas VII A dan VII B di
Sekolah Menengah Pertama Negeri Imogiri Bantul Kota Yogyakarta yang berjumlah 65
orang. Pengambilan sampel menggunakan teori PPSDMKES (2014), 30 responden dalam
kelompok eksperimen dan 30 responden kelompok kontrol. Analisis data dilakukan dengan
rumus Wilcoxon match pairs test dan U-Mann Whitney.
Hasil penelitian: Kesiapsiagaan siswa kelas VII sebagian besar kesiapsiagaan sedang
(60,0%) pada kelompok eksperimen dan 54,7% kelompok kontrol. Setelah pelatihan
penanggulangan bencana (46,7%) kesiapsiagaan tinggi dan kelompok kontrol 53,3%
kesiapsiagaan sedang. Diperoleh nilai signifikansi p 0,000 (p<0,05).
Simpulan: Ada pengaruh pelatihan tentang penanggulangan bencana gempa bumi
terhadap kesiapsiagaan siswa kelas VII di SMP N 1 Imogiri Bantul Yogyakarta tahun 2015
Saran: Bagi SMP N 1 Imogiri Bantul Yogyakarta adalah untuk memberikan pelatihan
penanggulangan bencana dan simulasi bagi siswa setiap angkatan secara terstruktur.