Abstract :
Latar Belakang: Pada pemain badminton sering didapatkan keluhan nyeri siku akibat gerakan smash dan backhand secara berulang sehingga menekan jaringan sekitarnya yang dapat memicu terjadinya tennis elbow. Tujuan : Untuk mengetahui perbedaan pengaruh penambahan kinesio taping pada eccentric stretch exercise terhadap penurunan nyeri tennis elbow pada pemain badminton. Metode : Penelitian ini menggunakan metode Eksperimental dengan pre and post test two design. Sampel pada penelitian ini mahasiswa Universitas ?Aisyiyah yogyakarta yang mengikuti UKM Badminton yang berusia 18 - 23 tahun berdasarkan rumus pocock didapatkan 12 orang untuk kelompok dengan perlakuan eccentric stretch exercise dan 12 orang untuk kelompok dengan perlakuan eccentric stretch exercise dan kinesio taping. Intervensi dilakukan selama 4 minggu dengan frekuensi latihan 3 kali seminggu. Alat ukur nyeri yang digunakan visual analog scale. Uji normalitas data dengan Shapiro wilk test dan uji homogenitas data menggunakan Lavene?s test. Hasil : hasil uji hipotesis I dan II menggunakan paired sample t-test diperoleh nilai p = 0,000 (p<0,05), menunjukkan bahwa kedua intervensi berpengaruh terhadap penurunan nyeri tennis elbow. Dan hasil uji hipotesis III menggunakan Independent sampel t-test diperoleh nilai p = 0,008 (p<0,05), menunjukan bahwa memiliki perbedaan pengaruh penambahan terhadap penurunan nyeri tennis elbow. Kesimpulan : Ada perbedaan pengaruh penambahan kinesio taping pada eccentric stretch exercise terhadap penurunan nyeri tennis elbow pada pemain badminton. Saran : Saran untuk peneliti selanjutnya untuk mengontrol aktivitas yang dilakukan oleh sampel.