Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Sentana, Riyan Prawira
Mamnu’ah, Mamnu’ah
Subject
BF Psychology
Datestamp
2017-11-21 06:45:00
Abstract :
Latar Belakang:Gangguan jiwa adalah suatu kondisi terganggunya fungsi mental,
emosi, pikiran, kemauan, perilaku psikomotorik dan verbal yang mengakibatkan
terganggunya fungsi humanistic individu. Prevalensi gangguan kesehatan jiwa di
Indonesia sebesar 14,1% dari gangguan jiwa ringan hingga berat, sedangkan di
Yogyakarta sebesar 3,8%, artinya gangguan jiwa di Yogyakarta cukup tinggi dan
memerlukan perhatian khusus untuk menekan terjadinya gangguan jiwa ini. Pola
pengasuhan orang tua mempengaruhi perkembangan perilaku social anak. Terjadinya
gangguan jiwa disebabkan pada masak anak-kanaknya mendapatkan perlakuan
kekerasan, sehingga menimbulkan trauma yang mendalam pada diri anak.
Metode Penelitian : Penelitian ini berjenis deskripsi korelasi dengan pendekatan
waktu yang digunakan retrospective study dengan tehnik sampling yang digunakan
adalah purposive sampling. Besar populasi dalam penelitian ini adalah 146
responden dan besar sampelnya adalah 30 responden. Dan penelitian ini
menggunakan uji statistik yaitu uji Spearman rho.
Hasil penelitian :Jenis pola asuh yang terbanyak adalah otoriter sebanyak 18
responden (60%), dan yang paling sedikit adalah demokratis sebanyak 2 orang
(6,7%), dan jenis gangguan jiwa yang terbanyak adalah skizofrenia sebanyak 19
responden (63,3%). Untuk hasil uji Spearman rhodidapatkan hasil
p=0,057(0,057>0,05) artinya tidak ada hubungan pola asuh orang tua dengan jenis
gangguan jiwa pada pasien gangguan jiwa di Rumah Sakit jiwa grhasia Yogyakarta.
Simpulan da saran : tidak ada hubungan pola asuh orang tua dengan jenis gangguan
jiwa pada pasien gangguan jiwa di Rumah Sakit jiwa grhasia Yogyakarta. Dan
disarankan bagi keluarga pasienagar tidak menerapkan pola asuh otoriter dan
permisif dalam mengasuh anak.
Kata kunci : Pola Asuh Orang Tua, Jenis Gangguan Jiwa
Daftar Pustaka : 45 buah