Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Nurjanah, Siti
Syaifudin, Syaifudin
Subject
RT Nursing
Datestamp
2017-11-21 05:55:18
Abstract :
Latar Belakang: Berdasarkan Laporan Peta Nasional Insiden Keselamatan Pasien (2007) kesalahan dalam pemberian obat menduduki peringkat pertama (24.8%) dari 10 besar insiden medical error yang dilaporkan. Berdasarkan data insiden keselamatan pasien di RSU. PKU Muhammadiyah Bantul Yogyakarta pada tahun 2015 terdapat 11 kejadian yang terlaporkan seperti salah dosis, salah pasien, salah obat dan salah rute pemberian.
Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara supervisi kepala ruang keperawatan dengan penerapan prinsip 10 benar pemberian obat di ruang rawat inap RSU PKU Muhammadiyah Bantul Yogyakarta.
Metode: Jenis penelitian ini adalah analitik korelasi dan menggunakan pendekatan waktu cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling dengan jumlah 65 responden. Pengumpulan data dengan observasi dan kuesioner. Analisis data mengunakan kendall tau.
Hasil Penelitian: Hasil penelitian diperoleh p value sebesar 0,039 dan nilai kendall tau sebesar 0,215 dengan Koefisien Contingensi sebesar 0,707.
Simpulan: Ada hubungan yang bermakna antara supervisi kepala ruang keperawatan dengan penerapan prinsip 10 benar pemberian obat di ruang rawat inap RSU PKU Muhammadiyah Bantul Yogyakarta .
Saran: Bagi kepala ruang keperawatan di ruang rawat inap kelas 3 RSU PKU Muhammadiyah Bantul Yogyakarta untuk mengoptimalkan pelaksanaan supervisi terkait penerapan prinsip 10 benar pemberian obat.