Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Rahayu, Siti Nurul
Isnaeni, Yuli
Subject
RA Public aspects of medicine
Datestamp
2017-11-21 05:52:55
Abstract :
Latar Belakang: Dukungan keluarga merupakan hal yang dibutuhkan usia lanjut.
Keluarga merupakan support system utama bagi lansia dalam mempertahankan
kesehatan, salah satunya mempertahankan dukungan keluarga terhadap perubahan
fisiologis pada lansia. Dukungan keluarga yang rendah mengakibatkan kesehatan
lansia terganggu. Lansia dengan berbagai risiko gangguan kesehatan terutama risiko
jatuh dapat menimbulkan trauma dan perlukaan bagi lansia, sehingga membatasi
aktivitas dan kemandirian.
Tujuan: Mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan risiko jatuh pada lansia di
Notoyudan RW 24 Pringgokusuman Yogyakarta.
Metode Penelitian: Studi deskriptif korelasi dengan rancangan cross sectional.
Subjek penelitian adalah usia lanjut yang berusia 60 tahun lebih yang tinggal di
Notoyudan RW 24, Pringgokusuman, Yogyakarta dengan sample 39 responden,
dengan variabel bebas dukungan keluarga dan variabel terikat risiko jatuh.
Pengambilan data dilakukan dengan kuesioner dukungan keluarga dan instrumen
risiko jatuh Berg?s Balance Scale. Analisis menggunakan uji Korelasi Kendall Tau.
Hasil Penelitian: Menunjukan bahwa dukungan keluarga yang diberikan kepada
lansia di Notoyudan RW 24 Pringgokusuman Yogyakarta kategori Dukungan
Keluarga Tinggi sebanyak 17 responden (43,6%) dan risiko jatuh kategori rendah
sebanyak 28 responden (71,8%). Hasil Kendall Tau didapatkan nilai p 0,000 (p<5%).
Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan dukungan keluarga dengan risiko jatuh
di Notoyudan RW 24 Pringgokusuman Yogyakarta.
Saran: Keluarga lansia memberikan dukungan kepada lansia serta memperhatikan
kesehatan lansia, kebutuhan sehari-hari lansia dan memodifikasi lingkungan yang
aman sehingga lansia terbebas dari risiko jatuh