Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Angelisa, Adita Tri
Badi'ah, Atik
Subject
LB1501 Primary Education
Datestamp
2017-12-26 05:40:07
Abstract :
Latar Belakang: Perkembangan motorik halus anak usia pra sekolah telah
memungkinkan mereka mampu menggunakan sikat gigi dengan baik. Untuk
membangun kedisiplinan sejak awal, anak disarankan menggosok giginya minimal
dua kali sehari, pagi dan malam sebelum tidur. Perawatan gigi yang tidak adekuat
menyebabkan masalah yang paling umum dari seluruh masalah kesehatan gigi pada
masa anak-anak yaitu gigi berlubang terutama pada gigi premier.
Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan
metode bermain dalam pendidikan kesehatan menggosok gigi terhadap perilaku
gosok gigi pada anak usia pra sekolah.
Metode Penelitian: Dalam penelitian ini digunakan metode eksperimen kuasi
dengan rancangan separate sample pretest posttest. Uji normalitas kolmogorovsmirnov
test digunakan untuk uji statististik, sedangkan wilcoxon signed rank test
digunakan untuk analisis data. Sampel pada penelitian ini sebanyak 50 anak di TK
ABA Wilayah Wonokromo Pleret Bantul. Teknik sampel yang digunakan adalah
random sampling. Alat ukur yang digunakan adalah lembar kuesioner.
Hasil Penelitian: Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh pendidikan
kesehatan menggosok gigi dengan metode bermain terhadap perilaku gosok gigi
pada anak usia pra sekolah di TK ABA Wilayah Wonokromo Pleret Bantul. Dari
analisis terhadap perilaku gosok gigi anak sebelum diberi perlakuan, diperoleh hasil
18 anak (72%) untuk perilaku sedang dan 7 anak (28%) untuk perilaku baik.
Sedangkan sesudah diberi perlakuan, diperoleh hasil 7 anak (28%) untuk perilaku
sedang dan 18 anak (72%) dengan perilaku baik. Analisis wilcoxon signed rank test
menunjukkan hasil nilai Z -2,840 dengan taraf signifikansi 0,005 (p< 0,01).
Simpulan: Ada pengaruh penggunaan metode bermain dalam pendidikan kesehatan
menggosok gigi terhadap perilaku gosok gigi pada anak usia pra sekolah di TK ABA
Wilayah Wonokromo Pleret Bantul.
Saran: Para guru TK diharapkan dapat menggunakan metode bermain dalam
melakukan kegiatan gosok gigi, sehingga efektifitas instruksi pembelajaran tentang
perilaku gosok gigi dan kesehatan gigi anak dapat meningkat.
Kata Kunci : Pendidikan kesehatan menggosok gigi, perilaku gosok gigi