Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Amaliyah, Anni Mafruha
Nurhidayati, Evi
Subject
RG Gynecology and obstetrics
Datestamp
2017-11-20 07:09:15
Abstract :
Latar Belakang: Penggunaan KB suntik di Indonesia sangat tinggi , pada tahun
2014 sebanyak (46,87%) perempuan yang menggunakan KB suntik. Menurut teori
Siswosudarmo penundaan kehamilan pada usia kurang dari 20 tahun penggunaan KB
pil ketika dihentikan akan lebih mudah hamil dan untuk dampak penggunaan suntik
penundaan pemulihan kesuburan lama.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pendidikan,
pekerjaan, pengetahuan, dukungan keluarga dan dukungan petugas kesehatan dengan
penggunaan KB suntik pada ibu usia kurang dari 20 tahun.
Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain penelitian SurveyAnalitik
dengan rancangan Cross Sectional, metode pengambilan sampel dalam penelitian ini
menggunakan Total Sampling dan analisa bivariat yang digunakan adalah Chi
Square
.
Hasil: Jumlah responden sebanyak 27 orang. Data dikumpulkan secara langsung
dari responden menggunakan kuesioner yang telah valid dan reliable.Uji hipotesis
untuk mengetahui korelasi antar variabel menggunakan analisa chi square.Dari hasil
analisis data, faktor yang memiliki hubungan dengan penggunaan KB suntik pada
ibu usia kurang dari 20 tahun yaitu pengetahuan (p=0,012) (p<0,05), pendidikan
(p=0,008) (p<0,05), pekerjaan (p=0,033) (p<0,05), dukungan keluarga (p=0,006) (p<
0,05) dan dukungan petugas kesehatan (p=0,002) (p<0,05).
Simpulan dan Saran: Ada hubungan faktor pengetahuan pendidikan, pekerjaan,
dukungan keluarga dan dukungan petugas kesehatan pada ibu usia kurang dari 20
tahun di Puskesmas Sewon I Bantul. Diharapkan pada ibu usia kurang dari 20 tahun
saat memilih kontrasepsi terlebih dahulu berkonsultasi kepada tenaga kesehatan
tentang alat kontrasepsi yang cocok. Untuk mengurangi dampak atau efek samping
dari penggunaan kontrasepsi.