Abstract :
Latar Belakang:
Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) merupakan penyebab utama
kematian neonatal pada usia 0
-
28 hari. Salah satu cara untuk mengurangi
kematian pada BBLR adalah dengan Kangaroo Mother Car
e (KMC) yang
merupakan perawatan dengan melakukan kontak langsung antara kulit bayi
dengan kulit ibu
.
Tujuan Penelitian:
Menganalisis pelaksanaan KMC pada bayi berat lahir rendah
di Rumah Sakit Sawerigading Kota Palopo Sulawesi Selatan.
Metode Penelitia
n:
Kualitatif pendekatan fenomenologi
dengan
retrospective
.
Teknik pengambilan sampel menggunakan
purposive sampling
dengan jumlah
informan
utama
adalah
4 ibu dengan
BBLR
dan 4
tenaga kesehatan
serta 6
informan pendukung. Pengambilan data
dengan wawancara
mendalam,
observasi
dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan
model Miles dan Huberman
.
Hasil Penelitian:
Pelaksanaan KMC sudah dilaksanakan namun belum optimal
karena pengetahuan petugas pelayanan, sarana prasarana
yang kurang
, belum
adanya bidan dan
perawat yang mengikuti pelatihan
khusus KMC
,
kurangnya
informasi
yang diberikan
kepada ibu dan keluarga serta belum ada
monitoring
evaluasi/
follow up
yang dilakukan selama dirumah sakit
dan
setelah pulang
kerumah.
Kesimpulan:
Pelaksanaan KMC yang dilihat d
ari input, proses, dan output belum
terlaksana secara maksimal.