Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Pertiwi, Desi Indah
Utami, Fitria Siswi
Subject
RG Gynecology and obstetrics
Datestamp
2017-11-20 06:55:36
Abstract :
Latar belakang: Peserta program KB di Indonesia pada tahun 2014 mencapai 38
juta akseptor dengan 30 juta akseptor aktif dan 8 juta akseptor baru. Pada presentase
KB aktif diketahui 27,5% menggunakan MKJP, sedangkan pada presentase KB baru
diketahui 34% menggunakan MKJP
Tujuan: Diketahuinya faktor-faktor yang berhubungan dengan penggunaan metode
kontrasepi jangka panjang di Kecamatan Gondokusuman Yogyakarta tahun 2016.
Metode Penelitian: Rancangan penelitian yang digunakan adalah survey kasus
kontrol (Case Control) dengan pendekatan waktu retrospektif. Populasi penelitian ini
sebanyak 1574 responden. Teknik sampling yang digunakan adalah simple random
sampling didapatkan sampel 157 orang. Uji analisis data menggunakan chi square.
Hasil: Pencapaian peserta KB baru di Yogyakarta sebanyak 424,976 dari total
Pasangan Usia Subur (PUS), peserta KB aktif suntik terdapat 189,616 peserta, IUD
93,891, Pil 55,836, condom 30,905, MOW 21,30, Implant 29, 672, dan MOP 3,926.
Faktor yang mempengaruhi penggunaan MKJP yaitu usia karena semakin tua usia
akan semakin beresiko saat hamil selain itu pekerjaan juga berhubungan dengan
penggunaan MKJP, karena seseornag yang bekerja akan lebih memelih
menggunakan alat kontrasepsi yang lebih praktis agar untuk mengatur kehamilannya
agar tidak mengganggu aktifitasnya dalam bekerja.
Simpulan dan Saran: Faktor-faktor yang berhubungan dengan penggunaan
kontrasepsi adalah umur (p < 0,05) dan pekerjaan (p < 0,05). Petugas pelayanan KB
diharapkan dapat mempertahankan kinerja dalam memberikan informasi kepada
masyarakat dengan mengajak kader-kader yang ada untuk bersama-sama mengajak
masyarakat untuk menggunakan MKJP sebagai salah satu pilihan untuk mengatur
kehamilan yang lebih aman.