Abstract :
Latar Belakang:
Kematian neonatal akibat
Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) pada
hakekatnya juga ditentukan o
leh status gizi ibu hamil. Ibu hamil dengan status gizi
buruk atau mengalami KEK (Kurang Energi Kronis) cenderung melahirkan bayi
BBLR.
Ada beberapa cara
yang dapat digunakan untuk mengetahui status gizi ibu
hamil antara lain memantau pertambahan berat badan selama hamil, mengukur
Lingkar Lengan Atas (LILA), dan mengukur kadar Hb
Tujuan:
m
engetahui
Hubungan
a
ntara
status gizi
ibu hamil
dengan berat badan lahir
dan kadar Hb bayi
di UPTD Puskesmas Tiron Kecamatan Banyakan Kabupaten
Kediri Jawa Timur.
Metode:
Jenis penelitian ini adalah observasi analitik dengan desain Cohort. jumlah
sampel sebanyak 46 responden. Analisis data dilakukan de
ngan tahapan analisa
bivariat menggunakan
chi
-
square test,
perhitungan R
R dengan
cofidence interval
95% dan analisis regresi.
Hasil:
Terdapat
hubungan status gizi pada ibu hamil
dengan berat badan lahir
dimana
nilai p
-
value 0,0
4
dan
nilai
R
R sebesar
2,11
(95% CI :
1,23
-
3,63
)
.
Terdapat
hubungan status gizi pada ibu hamil
dengan kadar Hb bayi
nilai p
-
value 0,0
3
. H
asil
analisis didapatkan nilai
R
R sebesar
2,14
(95% CI :
1,32
-
3,48
)
Kesimpulan:
Ibu yang memiliki status gizi baik dan kadar
Hb normal memiliki
resiko lebih rendah terhadap BBLR dan kadar Hb bayi rendah
Kata kunci
: Status gizi ibu, Berat badan lahir,
Hemoglobin
ba