Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Sari, Eminur Itri
Nurhidayati, Evi
Subject
RG Gynecology and obstetrics
Datestamp
2017-11-20 06:06:21
Abstract :
Latar Belakang : Penggunaan MKJP di Indonesia masih sangat rendah. Pada tahun
2009 sampai 2014 hanya 12,6% sampai 25,37% perempuan yang menggunakan
MKJP. Menurut teori health believe model, rendahnya minat terhadap penggunaan
MKJP dapat ditinjau dari faktor sosio demografi dan persepsi individu terhadap
MKJP
Tujuan : Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang
berhubungan dengan rendahnya minat ibu terhadap penggunaan metode kontrasepsi
jangka panjang di BPS Sri Romdhati Semin Gunungkidul.
Metode Penelitian : Jenis penelitian dengan pendekatan survey analitik dengan
metode cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah akseptor KB non MKJP
sebanyak 75 responden yang diambil dengan teknik accidental sampling. Tabulasi
silang hubungan antara variabel bebas dan terikat dianalisis dengan koefisien
kontingensi.
Hasil : Analisis koefisien kontingensi hubungan minat MKJP menunjukkan pada
taraf signifikansi 95% diperoleh nilai signifikansi sebesar nilai p=0,020 untuk usia,
nilai p=0,017 untuk jumlah anak, nilai p=0,006 untuk pendapatan, nilai p=0,007
untuk pengetahuan, p=0,015 untuk paparan sumber informasi, p=0,385 untuk
pendidikan dan nilai p=0,035 untuk persepsi individu.
Simpulan dan Saran : Faktor-faktor yang berhubungan dengan rendahnya minat ibu
terhadap penggunaan MKJP di BPS Sri Romdhati Semin Gunungkidul adalah usia,
jumlah anak, pendapatan, pengetahuan, paparan sumber informasi dan persepsi
individu. Diharapkan bidan untuk memberikan KIE tentang MKJP, mitos-mitos
MKJP, efektivitas MKJP dan efek samping MKJP.