Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Rahayu, Ita Sri
Dwihestie, Luluk Khusnul
Subject
RJ Pediatrics
Datestamp
2017-11-20 05:58:12
Abstract :
Latar Belakang: Kesulitan proses adaptasi akan menyebabkan bayi mengalami
penurunan berat badan, keterlambatan perkembangan dan pertumbuhan, perilaku
yang tidak teratur bahkan bisa sampai meninggal dunia (Kementerian Kesehatan,
2009). SDKI tahun 2012 menunjukkan bahwa (AKB) di D.I. Yogyakarta
mempunyai angka yang relatif tinggi, yaitu sebesar 25/1.000 kelahiran hidup. Pijat
bayi dapat merangsang kemampuan dasar anak usia 0-6 tahun agar perkembangan
dan pertumbuhan anak dapat optimal
Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh penyuluhan tentang pijat bayi terhadap
persepsi ibu tentang pijat bayi di Desa Sendangagung Minggir Sleman Yogyakarta.
Metode Penelitian: Desain penelitian ini menggunakan rancangan quasi
eksperiment dengan one group pretest posttest design. Populasi penelitian adalah ibu
yang mempunyai bayi berumur 3-12 bulan di Desa Sendangagung. Tehnik
pengambilan sampel dengan total sampling dan didapatkan responden berjumlah 35
orang. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner tertutup. Analisis statistik
yang digunakan menggunakan Paired t-Test.
Hasil:Tingkat persepsi ibu tentang pijat bayi sebelum dilakukan penyuluhan nilai
rata-rata sebesar 22,57 dan tingkat persepsi ibu tentang pijat bayi sesudah dilakukan
penyuluhan nilai rata-rata sebesar 27,11 sehingga terdapat selisih nilai rata-rata
antara sebelum dan sesudah penyuluhan yaitu sebesar 4,543. Hasil analisis
didapatkan nilai (pvalue = 0,000) yang lebih kecil dari 0,05, sehingga ada pengaruh
persepsi tentang pijat bayi sebelum dan setelah diberikan penyuluhan tentang pijat
bayi.
Simpulan dan Saran: Ada pengaruh penyuluhan tentang pijat bayi terhadap
persepsi tentang pijat bayi. Setelah diberikan penyuluhan tentang pijat bayi
diharapkan dapat membentuk konsep diri yang baik diikuti perubahan perilaku yang
baik