Abstract :
Latar Belakang:
Secara umum
setiap wanita yang be
rsalin akan mengalami nyeri
fisiologis.
Nyeri persalinan
disebabkan karena kontraksi yang terus menerus
sehingga
mengakibatkan penurunan aliran darah dan oksigen lokal di dalam rahim.
Effluerage
merupakan metode untuk mengurangi nyeri melalui aktivasi saraf
otonom terhadap fungsi
vagal smart sosial enggagment
dan pelepasan opioid
endogen.
Tujuan:
Untuk mengevaluasi
efektivitas masase
effleurage
t
erhadap penurunan
intensitas nyeri persalinan kala I fase aktif.
Metode:
Randomized Control Trial (RCT)
dengan
singgle blind
pada
kelompok
intervensi dan kelompok kontrol
.
Populasi penelitian meliputi
seluruh ibu
bersalin
yang
berada di puskesmas kota Yogyakarta, subyek
penelitian melibatkan 70 orang
yang
ter
bagi atas
kelompok masase
36 peserta dan
kelompok perawatan standar
34
peserta
.
Sampel dipilih berdasarkan
kriteria inklusi
dan
eksklusi
, selanjutnya
dilakukan
randomisasi
.
Pada penelitian ini variabel bebas diukur menggunakan
kuesioner, sedangkan variabel terikat intensitas nyeri diukur menggunakan NRS
(Numeric Rating Scale
)
dengan skala 1
-
10
.
Analisis data menggunakan
Chi Square
dan regresi logistik pada
tingka
t kepercayaan 95%
.
Hasil:
masase
effleurage
berpengaruh terhadap penurunan intensitas nyeri yang
ditunjukkan dengan nilai OR 3,45. Ibu yang memperoleh masase
effleurage
berpeluang 3,45 kali mengalami nyeri sedang dibandingkan dengan ibu yang diberi
perawatan standar.
Masase
effleurage
dan persiapan persalinan mempengaruhi
intensitas nyeri persalinan sebesar 17% sisanya dipengaruhi faktor lain.
Simpulan :
Ha diterima ibu yang memperoleh masase
effleurage
memiliki tingkat
nyeri lebih rendah dengan kelo
mpok perawatan standar